RELUNG.ID – PT Rigunas Agro yang sebelumnya menggunakan pembangkit listrik tenaga uap kini mulai beralih menggunakan listrik PLN
PT Rigunas Agri Utama, yang berlokasi di Desa Tuo Sumay, Kecamatan Sumay, Kabupaten Muara Tebo, memiliki kapasitas produksi 279 ribu ton sawit per tahun dengan luas perkebunan mencapai 2.490 hektare ini bergantung pada mesin pembangkit turbin tenaga uap berkapasitas 2 MW.
Pembangkit tersebut melistriki berbagai fasilitas termasuk area produksi, kantor, workshop, rumah, serta 86 unit mes karyawan.
Dengan beralih ke listrik PLN, perusahaan kini dapat menghemat biaya operasional secara signifikan. Sebelumnya, konsumsi bahan bakar dari cangkang dan fiber mencapai 20.000 ton per bulan dengan biaya operasional Rp1,76 miliar.
Setelah menggunakan listrik PLN, estimasi tagihan listrik sebesar Rp1,18 miliar, sehingga terdapat penghematan sebesar Rp641 juta per bulan atau Rp7,69 miliar per tahun.
Manajer Pabrik PT Rigunas Agri Utama, Tumiar Siahaan, menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan bahwa perusahaan berencana meningkatkan kapasitas daya sebesar 197 kVA untuk kebutuhan operasional mill di tahap berikutnya.
“Kami mengapresiasi pelayanan PLN UP3 Muara Bungo yang profesional dan responsif. Semoga kerja sama ini terus berlanjut demi mendukung produktivitas kami. Kedepan, seiring dengan peningkatan kapasitas produksi, kami juga berencana untuk melakukan peningkatan kapasitas daya” ujarnya. Kamis (6/2)
Manager PLN UP3 Muara Bungo, diwakili oleh Assistant Manager Niaga dan Pemasaran, Khairul Mustafa, menegaskan kesiapan PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik industri.
PLN tentunya siap mendukung PT Rigunas Agri Utama dalam pemenuhan kebutuhan daya tambahan agar operasional berjalan lebih optimal.
Sementara itu, Manager ULP Muara Tebo, Rizky Fadliansyah, menambahkan bahwa PLN terus berkomitmen meningkatkan keandalan jaringan demi kenyamanan pelanggan.
“Kami memastikan pasokan listrik yang andal serta pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan industri dan bisnis di wilayah ini,” ungkapnya.
General Manager PLN UID S2JB turut memberikan apresiasi atas pencapaian ini. Langkah PT Rigunas Agri Utama dalam beralih ke listrik PLN sejalan dengan visi PLN dalam menghadirkan layanan energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
“Kami terus berinovasi untuk mendukung pertumbuhan industri serta mendorong penggunaan listrik sebagai energi masa depan,” pungkasnya. (CKM)

