RELUNG.ID — Polisi akan melaksanakan tes kejiwaan terhadap TD (32), seorang guru honorer yang diduga melakukan penyekapan dan pengancaman terhadap Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Palembang. Insiden yang diduga bermotif perselisihan honor ini terjadi setelah honor rekan pelaku dinyatakan belum dibayarkan.
Kanit Reskrim Polsek Ilir Barat (IB) I Palembang, Iptu Muslim, menyatakan bahwa langkah tes kejiwaan akan dilaksanakan setelah keluarga pelaku datang menemui tersangka untuk proses konfirmasi lebih lanjut.
“Kami masih menunggu kehadiran pihak keluarganya untuk konfirmasi. Setelah itu, kami akan segera melaksanakan tes kejiwaan terhadap pelaku,” ujar Iptu Muslim, Rabu (5/2/2025).
Selain itu, polisi juga akan mengonfirmasi dugaan bahwa pelaku sering mengancam dengan menggunakan pistol.
“Kami akan memastikan kebenaran hal tersebut melalui klarifikasi bersama keluarga pelaku ketika mereka tiba,” tambahnya.
Saat ini, TD telah ditahan di Polsek IB I Palembang sebagai langkah awal penyidikan atas kasus pengancaman dan penyekapan yang dilakukannya. Polisi terus menggali informasi guna mengungkap semua fakta terkait motif dan modus operandi di balik peristiwa ini.
Langkah tes kejiwaan ini diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi mental pelaku sebagai bagian dari proses penyidikan yang sedang berlangsung. Polisi berjanji akan terus mengedepankan penegakan hukum dan menjaga keamanan di lingkungan sekolah serta masyarakat.[TRA]

