RELUNG.ID- Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah warga di Desa Kotabaru Barat (Kerung), Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.
Kebakaran terjadi pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 18.44 WIB.
Pascakejadian, polisi langsung melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari tahu penyebab kebakaran.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah sisa wadah yang diduga merupakan tedmon atau tandon yang digunakan untuk menyimpan bahan bakar minyak (BBM).
Temuan tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan polisi. Namun, hingga saat ini belum ada kesimpulan mengenai penyebab kebakaran maupun keterkaitan wadah tersebut dengan peristiwa kebakaran.
Kasat Reskrim Polres OKU Timur Iptu Rendi Ramadhona mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan dan olah TKP setelah menerima laporan kebakaran.
“Sudah kita cek TKP dan olah TKP. Pagi ini juga sudah kita pasang police line,” kata Rendi saat dikonfirmasi, Jumat (25/9/2026).
Menurut Rendi, petugas menemukan sisa-sisa tedmon ketika melakukan pemeriksaan di lokasi.
“Ada kerang-kerang tedmon,” ujarnya.
Rendi mengatakan, tim identifikasi masih berada di lokasi untuk memeriksa dan memastikan temuan tersebut.
Karena itu, polisi belum dapat memastikan jumlah maupun kondisi wadah yang ditemukan di sekitar lokasi kebakaran.
Selain memasang garis polisi, penyidik juga telah memperoleh data mengenai pemilik rumah dan akan melakukan klarifikasi.
“Data pemilik rumah sudah kita dapatkan dan sedang kita dalami. Akan kita lakukan klarifikasi pemilik rumah,” jelasnya.
Saat ditanya mengenai keberadaan pemilik rumah, Rendi mengatakan polisi masih belum mengetahuinya.
Polisi kini masih mengumpulkan keterangan serta mencermati berbagai temuan di lokasi sebelum menentukan penyebab kebakaran.
Termasuk mendalami apakah sisa wadah yang diduga berkaitan dengan BBM tersebut memiliki hubungan dengan kebakaran atau tidak.
Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres OKU Timur.[YKP]

