Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi memperbarui Pakaian Dinas Lapangan (PDL) 1 dan kendaraan dinas Polisi Lalu Lintas (Polantas), Jumat (23/9).
PDL terbaru Korlantas ini sendiri dibuat lebih minimalis untuk memudahkan Polantas bergerak, nyaman dan sigap dalam mobilitas penanganan kecelakaan. Selain itu, juga melindungi petugas saat berada di lapangan.
“PDL baru ini merupakan modigikasi dari seragam yang lama,” kata Kepala Korlantas Polri, Irjen Firman Shantyabudi di Gedung Korlantas Polri.
Modifikasi yang dilakukan meluputi, atribut yang terbuat dari bordir serta memiliki kaitan untuk HT dan Bocycam. Selain itu, berbahan reflector sehingga dapat terlihat dari jauh. Dari sisi topi pet Polantas, perbedaan terlihat mencolok dengan penambahan Sillitoe Tartan (motif biru putih kotak-kotak). Motif Sillitoe Tartan memudahkan masyarakat mengidentifikasi personel dari jauh.
“Di pet ada background spotline di situ. Jadi bisa dilihat dari jauh apabila membutuhkan, ada polisi di sana terlihat,” imbuhnya.
Dari sisi harga, PDL lama juga lebih mahal sehingga ini menjadi pertimbangan untuk memodifikasi seragam PDL yang baru. “Seragam ini selain memberi perlindungan juga untuk efisiensi anggaran,” katanya.
Selain memodifikasi PDL, pihaknya juga mengganti warna strip merah menjadi putih pada mobil operasional Polantas. Menurutnya, dengan penggunaan warna putih menyala, mobil petugas bisa terlihat dari jauh.
“Pembaruan PDL dan kendaraan dinas ini telah disetujui oleh Kapolri. Namun, hal tersebut perlu diiringi dengan pelayanan Polantas yang jauh lebih baik dan humanis kepada masyarakat,” pungkasnya.
