RELUNG.ID – Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan akan mengambil langkah tegas terhadap oknum organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan praktik pemaksaan meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pengusaha menjelang Idulfitri.
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Dedi Prasetyo, mengatakan pihaknya tidak akan mentolerir tindakan yang berpotensi meresahkan masyarakat maupun pelaku usaha.
Menurutnya, jika ditemukan unsur pelanggaran hukum dalam praktik tersebut, aparat kepolisian akan segera melakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku.
“Kalau memang itu terbukti ada bentuk pelanggarannya, tentunya dari kepolisian akan mengambil langkah-langkah penindakan,” ujar Dedi di Kantor Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu (11/3).
Fenomena permintaan THR oleh oknum ormas kepada pengusaha memang kerap muncul menjelang Hari Raya Idulfitri. Dalam sejumlah kasus, permintaan tersebut bahkan dilakukan dengan cara yang dinilai memaksa dan mengganggu aktivitas usaha.
Untuk mencegah hal tersebut, Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan praktik serupa di lingkungan mereka.
Ia menyebut masyarakat dapat segera menghubungi layanan pengaduan Polri melalui hotline 110 untuk melaporkan kejadian yang dianggap meresahkan.
“Nanti silakan kemudian nomor 110 dihubungi, hotline 110 dihubungi dan disampaikan,” kata Johnny di Mabes Polri.
Imbauan serupa juga datang dari Gubernur Jakarta, Pramono Anung. Ia berharap tidak ada pihak yang melakukan pemaksaan permintaan THR, sehingga situasi menjelang Lebaran tetap kondusif.
Pramono menilai stabilitas keamanan dan kenyamanan dunia usaha sangat penting untuk menjaga aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan normal.
“Mudah-mudahan sekali lagi tidak ada pemaksaan dari ormas atau siapa pun untuk minta THR,” ujarnya saat ditemui di RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur.
Ia menambahkan, suasana menjelang Lebaran diharapkan tetap aman dan tertib, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa gangguan.
“Karena Jakarta ini terutama kita menjaga kehidupan yang sudah berjalan dengan baik,” pungkasnya.[THQ]

