RELUNG.ID – Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan pelaksanaan bantuan kemanusiaan berupa layanan pengobatan bagi sekitar 2.000 warga Gaza yang menjadi korban konflik bersenjata. Lokasi pelayanan medis tersebut direncanakan akan dipusatkan di Pulau Galang, Kepulauan Riau.
Informasi ini disampaikan oleh Kepala Presidential Communication Office (PCO), Hasan Nasbi, dalam konferensi pers yang digelar di Kantor PCO, Jakarta Pusat, Kamis (7/8).
“Presiden kemarin memberikan arahan agar Indonesia memberikan bantuan pengobatan untuk sekitar 2.000 warga Gaza yang menjadi korban perang. Yang luka-luka, yang mungkin terkena bom, reruntuhan, dan sebagainya,” ujar Hasan.
Hasan menegaskan bahwa inisiatif ini masih dalam tahap perencanaan dan hingga kini belum ada warga Gaza yang dibawa ke Pulau Galang.
Pulau Galang dipilih karena dinilai memiliki infrastruktur medis yang mumpuni. Lokasi ini sebelumnya telah difungsikan sebagai pusat karantina dan perawatan pasien COVID-19 selama periode 2020–2021.
“Pulau Galang memiliki rumah sakit dan berbagai fasilitas pendukung lainnya yang layak untuk menangani kebutuhan medis skala besar,” jelas Hasan.
Hasan juga menekankan bahwa program ini bukan merupakan evakuasi permanen. Tujuannya murni untuk pengobatan. Setelah warga Gaza menjalani perawatan dan dinyatakan sembuh, mereka akan dikembalikan ke tanah asalnya.
“Ini bukan relokasi atau pemindahan warga. Setelah pengobatan selesai, mereka akan kembali ke Gaza. Ini adalah bentuk komitmen Indonesia untuk hadir dalam misi kemanusiaan global, sejauh yang kita mampu,” tegas Hasan.[THQ]

