RELUNG.ID – Nama Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Samarinda, Anis Siswantini, menjadi perhatian publik setelah terlibat cekcok dengan seorang oknum TNI saat pelaksanaan razia di sebuah warung remang-remang di Samarinda, Kalimantan Timur.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (22/9/2026) malam. Insiden itu kemudian menjadi sorotan setelah informasi dan rekaman terkait kejadian tersebut beredar, sehingga sosok Anis ikut menjadi perhatian.
Di balik peristiwa tersebut, Anis merupakan aparatur sipil negara (ASN) yang telah menjalani karier di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda selama lebih dari dua dekade.
Anis Siswantini lahir pada 16 Agustus 1970. Ia mulai berkarier sebagai aparatur negara setelah diangkat sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada Maret 2000.
Sepanjang perjalanan kariernya, Anis dipercaya menduduki sejumlah jabatan di lingkungan Pemkot Samarinda. Salah satunya sebagai Sekretaris Kecamatan Samarinda Ulu pada 2017 hingga 2018.
Kariernya kemudian berlanjut ketika Anis dipercaya menjadi Camat Samarinda Kota. Jabatan tersebut dijalankannya selama sekitar lima tahun, mulai 2019 hingga 2023.
Setelah itu, Anis masuk ke jajaran pimpinan Satpol PP. Ia resmi dilantik sebagai Kasatpol PP Samarinda pada 7 Februari 2024.
Hingga September 2026, Anis telah lebih dari dua tahun memimpin Satpol PP Samarinda, satuan yang memiliki tugas menegakkan peraturan daerah serta menjaga ketertiban umum di wilayah Kota Samarinda.
Dari sisi pendidikan, Anis memiliki latar belakang akademik di bidang komputer dan ilmu sains. Ia diketahui menyandang gelar Sarjana Komputer (S.Kom) dan Magister Sains (M.Si).
Selain perjalanan karier, profil Anis juga tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Berdasarkan LHKPN per 31 Desember 2025, Anis tercatat memiliki total harta kekayaan sekitar Rp1,768 miliar.
Harta tersebut antara lain berupa tanah dan bangunan dengan nilai sekitar Rp1 miliar yang berada di Samarinda. Ia juga tercatat memiliki alat transportasi dengan total nilai Rp268 juta.
Dalam laporan tersebut, kendaraan yang dimiliki Anis terdiri dari satu unit Honda HR-V tahun 2018 dan satu unit sepeda motor Honda tahun 2019.
Anis juga tercatat tidak memiliki utang dalam laporan kekayaannya.
Kini, perjalanan karier Anis Siswantini kembali menjadi perhatian setelah insiden yang terjadi ketika dirinya bersama jajaran Satpol PP melakukan razia. Peristiwa cekcok dengan oknum TNI tersebut membuat posisi Anis sebagai Kasatpol PP Samarinda turut menjadi sorotan publik. (vid)

