RELUNG.ID – Harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional Palembang kembali bergejolak. Jika sebagian komoditas terpantau stabil, daging ayam ras justru mengalami lonjakan harga yang cukup memberatkan pedagang maupun konsumen.
Di Pasar 10 Ulu dan Pasar Km 5 Palembang, harga ayam potong ras kini bertahan di kisaran Rp35–37 ribu per kilogram. Kenaikan ini dipicu oleh keterbatasan stok ayam di tingkat pedagang.
Leha, salah seorang pedagang ayam di Pasar Km 5, mengaku harus berebut pasokan dengan pembeli besar seperti pengusaha katering yang ikut menyuplai kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kalau katering ambil ayam bisa langsung puluhan kilo, jadi kita pedagang kecil dapat jatahnya terbatas. Stok jadi susah, otomatis harga ikut naik,” keluhnya, Jumat (3/10/2025).
Fenomena ini turut dibenarkan oleh Kepala Bidang Stabilisasi dan Distribusi Perdagangan Disdag Palembang, Elsa Noviani. Menurutnya, tingginya permintaan masyarakat ditambah permintaan dari penyedia MBG membuat distribusi ayam ke pasar semakin ketat.
“Permintaan melonjak, sementara produksi ayam belum bertambah. Itu sebabnya harga di pasar tinggi,” jelas Elsa.
Selain ayam ras, cabai merah keriting juga mengalami kenaikan cukup tajam, kini menembus Rp60 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp40 ribu.
Berikut harga sejumlah komoditas di Pasar 10 Ulu Palembang per Jumat (3/10/2025):
- Beras medium Rp13.500/kg, premium Rp15.000/kg
- Gula pasir curah Rp17.500/kg, kemasan Rp18.000/kg
- Minyak goreng curah Rp19.000/liter, kemasan Rp20.000/liter
- Tepung terigu Rp13.000/kg
- Daging sapi Rp140.000/kg
- Daging ayam ras Rp35.000/kg
- Telur ayam ras Rp27.000/kg
- Bawang merah Rp32.000/kg, bawang putih Rp32.000/kg
- Cabai merah keriting Rp60.000/kg, cabai rawit Rp36.000/kg, cabai burung Rp36.000/kg

