RELUNG.ID – Dunia sepak bola Indonesia dikejutkan oleh tindakan tegas Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang memecat 43 karyawannya.
Keputusan ini diambil setelah audit internal menemukan dugaan penyimpangan serius, termasuk aliran pendapatan yang masuk ke rekening pribadi karyawan.
Temuan audit mengungkapkan bahwa pendapatan dari akun media sosial PSSI, seperti YouTube, yang seharusnya masuk ke kas organisasi, justru dialihkan ke rekening pribadi. Selain itu, aset digital PSSI, termasuk foto dokumentasi Timnas Indonesia, diduga digunakan untuk kepentingan pribadi.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa pemecatan massal ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam tubuh PSSI.
“Ini amanah masyarakat dan stakeholder sepak bola. Kami ingin memperbaiki sepak bola Indonesia dan membawa perubahan yang menyeluruh,” ujar Erick.
Keputusan ini diambil sebagai hasil dari audit mendalam yang menemukan adanya pelanggaran prosedur resmi. Pemecatan ini diharapkan dapat membersihkan PSSI dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan menjaga integritas organisasi.
Reaksi publik terhadap langkah ini beragam. Banyak yang mendukung tindakan PSSI sebagai langkah maju untuk memperbaiki manajemen, sementara beberapa pihak menyoroti pentingnya pengawasan internal yang lebih ketat untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.[AYK]

