RELUNG.ID – Truk trailer pengangkut belt conveyor milik PT Bukit Asam (PTBA) tanpa pengawalan mengalami kecelakaan di wilayah Muara Enim.
Peristiwa tersebut terjadi saat truk trailer ini melintasi Jalan Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim.
Akibatnya, satu pengendara motor menjadi korban karena menghantam sisi belakang truk.
Hal ini dibenarkan oleh Kasat Lantas Polres Muara Enim, AKP Suwandi. Dia mengatakan, jika kejadian ini terjadi pada Selasa kemarin.
Dimana, truk trailer dengan plat nomor B 9865 UIZ yang dikemudikan oleh Hadi Sulaeman (38) melintas tanpa pengawalan dari arah Muara Enim menuju ke Tanjung Enim. Padahal, dimensi truk trailer beroda 18 itu hampir memenuhi dua lajur jalan.
“Kendaraannya motor dan truk gandeng tersebut kita amankan. Memang seharusnya ada pengawalan untuk menghindari kecelakaan sebab kendaraannya besar dan panjang serta membawa barang besar dan berat yakni belt conpeyor milik PTBA,” katanya.
Terkait kejadian tersebut, Sekretaris Perusahaan (Sekper) PTBA Niko Chandra mengatakan, belt conveyor tersebut mereka pesan dari PT Unitech Mega Indonesia. Bahkan, barang tersebut belum diserahterimakan kepada mereka.
“Sebelum barang diserahterimakan ke PTBA, unit tersebut masih sepenuhnya tanggung jawab PT Unitech,” tulis Niko dikutip dari RMOLSumsel, Rabu (13/3).
Kasus kecelakaan tersebut saat ini masih proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Mereka menyerahkan sepenuhnya hasil penyelidikan dari polisi.
“Kami turut bersimpati atas adanya korban atas kejadian tersebut, namun kiranya untuk diketahui bahwa hal tersebut menjadi tanggung jawab PT Unitech, dan saat ini sedang dalam penyidikan dari Kepolisian,”ujarnya.
PTBA pun menegaskan agar seluruh vendor untuk mengedepankan keselamatan dalam transportasi pengiriman barang, sehingga hal tersebut tidak kembali terulang.
“PTBA terus menghimbau dan tetap mengingatkan kepada setiap vendor dan supplier, untuk selalu mengedepankan kehatian-hatian dan aspek K3 dalam transportasi pengiriman barang. Termasuk turut serta mendukung kampanye keselamatan dalam berkendara bagi masyarakat atau publik,” pungkasnya.

