RELUNG.ID – Para peternak di Talang Banyu, Kelurahan Tanjung Kupang, Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumsel dibuat cemas. Lantaran, puluhan ayam mereka mendadak mati.
Kasus kematian ayam ini terus terjadi setiap harinya sejak dua pekan terakhir. Meski demikian belum diketahui penyebabnya.
Salah satu peternak ayam di Talang Banyu, Hafiz mengatakan, setidaknya ada 50 ayam miliknya yang mati sejak dua pekan terakhir ini. Kematian ayam tersebut tiba-tiba, dia pun tidak mengetahui persis penyebabnya.
Baca Juga: Kinerja Impor Tahunan Tumbuh 1,27 Persen, Ekspor Tembus 22,31 Miliar Dolar AS
“Baik ayam kampung, maupun ayam bangkok peliharaan mati mendadak, saya jadi khawatir dan cemas ada apa-apa,” katanya, Kamis (16/2).
Dia mengaku, akibat kematian puluhan ayamnya tersebut, dia pun harus mengalami kerugian hingga jutaan. Bahkan saat ini, kandang ayam miliknya sudah tidak ada lagi isinya, ayam peliharaanya habis tidak bersisa. Terakhir kemarin pagi, ayam indukan yang sedang mengerami telur, ditemukan sudah mati.
“Saya sudah melaporkan kejadian ini ke Dinas Peternakan Empat Lawang, dan tim dari Dinas juga sudah datang untuk mengecek,” terangnya.
Baca Juga: Webtoon ‘Doom Breaker’ Bumi Dihancurkan Dewa Iblis, Ceritanya Akan Diubah
Sementara itu, Petugas kesehatan hewan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Empat Lawang, M Rohim mengatakan, dari hasil peninjauan yang dilakukan pihaknya ke kandang ayam tersebut, pihaknya menduga penyebab banyak matinya ayam peliharaan warga tersebut, diduga terserang virus.
“Namun, untuk pastinya kita bawa sampel dulu ke laboratorium, untuk memastikan apa penyebab yang sebenarnya,” pungkasnya.

