RELUNG.ID – Banjir bandang menerjang beberapa wilayah di Kota Lubuklinggau.
Akibatnya, Puluhan rumah terendam banjir karena Sungai Mesat meluap.
Bahkan, satu jembatan penghubung antara Kelurahan Wirakarya dan Karya Bakti di Kecamatan Lubuklinggau Timur II terputus.
Lurah Wirakarya, Risma mengatakan, banjir ini terjadi pada Senin dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Dimana, banjir ini berdampak pada RT 3 sebanyak 36 rumah, RT 4 sebanyak dua rumah, RT 3 sebanyak 31 rumah.
“Di RT 3 ini juga ada rumah warga yang terdampak tanah longsor,” katanya.
Dia menjelaskan, banjir ini baru mulai reda sekitar pukul 07.00 WIB. Bahkan, pihak kelurahan, kecamatan hingga Pemkot Lubuklinggau pun telah melakukan peninjauan untuk menginventarisir rumah serta fasilitas yang terdampak banjir.
“Pasca banjir ini, semua pihak juga kesana untuk meninjau,” ujarnya.
Sementara itu, warga setempat, Agus Surono menambahkan, selain berdampak banjir. Salah satu jembatan penghubung kelurahan juga terputus karena diterjang arus sungai yang deras serta tumpukan ranting dan batang pohon.
“Ini kejadian yang kedua kali banjir bandang terbesar. Sebelumnya sekitar tahun 70 an sama tahun ini,” pungkasnya.

