Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Puncak Hujan Makin Dekat, Gubernur Sumsel Ingatkan Kesiapsiagaan Seluruh Daerah
Regional

Puncak Hujan Makin Dekat, Gubernur Sumsel Ingatkan Kesiapsiagaan Seluruh Daerah

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda15/11/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru. (Relung/DSK)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) mulai mengalihkan fokus dari ancaman kebakaran hutan dan lahan menuju persoalan baru yang muncul saat musim hujan. Setelah bulan-bulan panjang disibukkan dengan upaya pencegahan karhutla, kini perhatian tertuju pada meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi.

Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan bahwa perubahan cuaca ekstrem menuntut kesiapan seluruh lapisan masyarakat dan pemda. Menurutnya, curah hujan yang makin tinggi dalam beberapa pekan terakhir harus dijawab dengan langkah mitigasi yang lebih matang, terutama di kawasan padat penduduk.

“Musim kemarau kemarin kita berjaga dari api. Sekarang kita menghadapi tantangan berbeda: air. Banjir adalah ancaman yang nyata jika kita tidak memaksimalkan kesiapsiagaan,” ujar Herman Deru, Sabtu (15/11/2025).

Tidak hanya wilayah perbukitan yang rentan longsor, kawasan perkotaan di Sumsel dinilai memiliki kerentanan tersendiri. Sistem drainase yang belum optimal membuat genangan bisa berubah menjadi banjir dalam waktu singkat saat hujan ekstrem.

Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, M Iqbal Alisyahbana, menyebutkan pihaknya telah melakukan pengecekan personel serta peralatan sebagai langkah antisipasi cepat. Namun, ia mengakui bahwa penanganan banjir di perkotaan membutuhkan intervensi lebih jauh.

“Jumlah personel bukan masalah, tapi kesiapan infrastruktur itu yang menentukan kecepatan respon. Di kota-kota besar, drainase yang tersumbat menjadi salah satu hambatan utama,” ungkapnya.

Peringatan serupa datang dari BMKG Stasiun Klimatologi Sumsel. Kepala BMKG Wandayantolis menyebut puncak hujan diperkirakan berlangsung pada Desember 2025 hingga Januari 2026, dengan intensitas di atas normal.

Ia menegaskan bahwa hampir seluruh wilayah Sumsel akan terdampak. Kawasan perbukitan berisiko longsor, sedangkan daerah yang berdekatan dengan sungai harus mewaspadai banjir bandang.

“Yang perlu dipastikan adalah kesiapan tata ruang, terutama di titik-titik rawan. Pemerintah daerah harus memperkuat area tebing dan memastikan kapasitas drainase kota mampu menampung debit air hujan,” kata Wandayantolis.

Para ahli menilai bahwa pola hujan ekstrem yang semakin tidak menentu menjadi tanda bahwa mitigasi bencana tidak boleh hanya bersifat himbauan. Pemerintah daerah dituntut mempercepat normalisasi sungai, membersihkan gorong-gorong, memperbaiki drainase, hingga menyiapkan lokasi evakuasi darurat.

Herman Deru pun mendorong kabupaten dan kota melakukan simulasi bencana agar masyarakat memahami langkah yang harus diambil saat kondisi darurat terjadi.

“Kita tidak ingin hanya bereaksi ketika bencana datang. Latihan dan sosialisasi harus dilakukan secara rutin,” tegasnya.[THQ]

Gubernur Sumsel Herman Deru Hujan Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMenteri Nusron Wahid Dorong Pembenahan BPN: Mafia Tanah Tidak Pernah Hilang
Next Article New Honda Scoopy Hadir dengan Warna Baru, Siap Jadi Trendsetter Skutik Retro di Tanah Air
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,893 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,766 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,738 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?