RELUNG.ID – Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Qualcomm, mengumumkan telah mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi perusahaan desain chip asal Inggris, Alphawave Semi, senilai USD 2,4 miliar atau setara dengan Rp39 triliun.
Langkah strategis ini disebut akan memperkuat posisi Qualcomm dalam pasar pusat data serta melengkapi pengembangan teknologi prosesor dan kecerdasan buatan (AI) mereka.
Akuisisi ini menandai ekspansi penting Qualcomm di sektor chip khusus, menyusul upaya perusahaan dalam memperluas portofolio produk CPU mobile Oryon dan Neural Processing Unit (NPU) Hexagon.
“Dengan menggabungkan sumber daya dan keahlian kami, kami berada di posisi yang tepat untuk memperluas penawaran produk, menjangkau basis pelanggan yang lebih luas, dan meningkatkan kemampuan teknologi kami,” ujar Tony Pialis, Presiden dan CEO Alphawave Semi, dalam keterangan resminya.
Alphawave Semi dikenal sebagai pemilik portofolio hak kekayaan intelektual (IP) yang kuat di bidang chip silikon kustom, solusi AI, dan teknologi konektivitas berkecepatan tinggi. Perusahaan ini menyediakan solusi yang banyak digunakan dalam kendaraan otonom serta sistem penyimpanan solid-state.
Didirikan pada 2017, Alphawave Semi saat ini memiliki lebih dari 829 karyawan dan diproyeksikan akan menjangkau pasar potensial senilai USD 39 miliar pada 2027.
Kesepakatan ini masih menunggu persetujuan dari otoritas regulasi di Inggris dan diperkirakan akan rampung pada kuartal pertama tahun 2026, apabila seluruh proses berjalan sesuai rencana.
Akuisisi Alphawave Semi oleh Qualcomm dipandang sebagai langkah strategis dalam memperkuat inovasi serta menciptakan pemain global terdepan dalam solusi komputasi dan konektivitas berbasis AI. (LWM)

