RELUNG.ID — Di kota Palembang, masyarakat memiliki tradisi untuk mencari sajian berbuka puasa yang istimewa, dan salah satu yang paling diminati adalah Ragit.
Ragit merupakan camilan berkuah kari yang khas dari Kota Pempek, Palembang, yang sering dicari warga Bumi Sriwijaya sembari ngabuburit.
Ragit memiliki bentuk seperti jaring dan digulung seperti risol, serta disantap dengan menyeruput kuah kari yang bercita rasa pedas dan gurih.
Pembuatan Ragit dimulai dengan mencampur tepung terigu dan telur ayam, kemudian adonan tersebut dicetak dengan model jaring dan digoreng dengan teknik olesan sedikit minyak. Setelah matang, Ragit digulung untuk disajikan.
“Pesanan Ragit biasanya meningkat 30 persen selama bulan puasa,” ujar pemilik Ropol Cake, Rofalina. Ragit bisa dipesan melalui akun Instagram @Jajanan_tradisional_ropolcake atau melalui WhatsApp di nomor 085273781557.
Harga Ragit cukup terjangkau, yakni Rp15 ribu per porsi. Dalam satu porsi Ragit, terdapat lima gulung dan sebungkus kuah kari daging. Ada juga paket besar yang berisi 25 porsi Ragit dengan harga Rp300 ribu.
Ragit ini disajikan dengan kuah kari yang memiliki cita rasa kuat rempah dan aroma kental yang khas.
Berikut adalah resep dan cara membuat Ragit khas Palembang:
Bahan Adonan Ragit
– Tepung terigu 250 gram
– Garam secukupnya
– 1 butir Telur
– Air secukupnya
Cara membuat
1. Campurkan tepung dan air, aduk rata, masukkan telur, aduk kembali hingga semua tercampur.
2. Saring adonan agar tidak bergerindil, beri sedikit minyak, lalu cetak menggunakan cetakan ragit atau masukkan ke plastik segitiga yang ujungnya telah dilubangi.
3. Bentuk adonan ragit seperti jaring-jaring di atas teplon yang telah diolesi sedikit minyak. Apabila ragit matang, angkat lalu gulung adonan.
Bahan Kuah Kari Daging
– Bawang merah
– Bawang putih
– Cabai
– Bubuk kari
– Ketumbar
– Lada
– Jahe
– Laos
– Kunyit
– Cengkeh
– Kapulaga
– Bunga Lawang
– Kayu manis
– Daun kari
– Santan
Cara membuat
1. Haluskan semua bahan kuah dan tumis bumbu halus sampai harum dan wangi.
2. Masukkan potongan daging ayam, kentang, dan daun kari.
3. Tambahkan bubuk kari dan air secukupnya.
4. Campur garam, gula, kaldu secukupnya.
5. Masukkan santan atau fiber cream serta susu sebagai penambah selera.
6. Setelah kuah mendidih, siram langsung ke ragit atau dinikmati sembari ragit dicocol sebelum disantap.
Dengan cita rasa yang menggoda dan mudahnya dibuat, Ragit menjadi salah satu pilihan camilan berbuka puasa yang tak bisa dilewatkan bagi warga Palembang. [RG]

