RELUNG.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Palembang dinilai membawa dampak positif bagi kesehatan siswa sekaligus membantu meringankan beban ekonomi keluarga. Namun, Dinas Pendidikan (Disdik) Palembang menilai pemerataan distribusi masih perlu dikebut agar manfaat program nasional ini dapat dirasakan seluruh sekolah dasar.
Kepala Disdik Palembang, Muhammad Affan Prapanca, menyampaikan bahwa hingga awal Januari 2026, program MBG baru menjangkau 289 sekolah dasar di Palembang. Meski telah menyebar di seluruh kecamatan, masih terdapat ratusan satuan pendidikan yang belum tersentuh program tersebut.
“Program ini sangat membantu orang tua murid. Karena itu kami mendorong agar distribusinya dipercepat sehingga sekolah yang masih menunggu bisa segera merasakan manfaatnya,” ujar Affan, Jumat (9/1/2026).
Disdik mencatat dari ratusan sekolah yang telah menerima MBG, sebagian besar merupakan sekolah negeri. Sementara itu, puluhan sekolah swasta masih berada dalam antrean distribusi bersama sejumlah sekolah negeri lainnya. Kondisi ini menjadi perhatian serius agar tidak terjadi ketimpangan dalam penerimaan manfaat program.
Selain mendorong percepatan distribusi, Disdik Palembang juga menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan yang disajikan kepada siswa. Affan mengingatkan penyedia layanan katering atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPBG) agar tidak mengabaikan standar gizi dan kebersihan demi mengejar jumlah distribusi.
“Menu yang diberikan harus benar-benar layak konsumsi dan memenuhi unsur gizi. Tidak boleh ada penurunan kualitas, karena yang kita jaga adalah kesehatan dan tumbuh kembang anak,” tegasnya.[THQ]
buatkan judul

