Dinas kesehatan Muara Enim mengingatkan masyarakat untuk melakukan vaksin booster. Pasalnya, hingga saat ini realisasi vaksin booster baru 20 persen.
Kadinkes Muara Enim, dr. Eni Zatila mengatakan, saat ini terjadi peningkatan kasus Covid-19, dimana berdasarkan data Provinsi Sumsel yakni sebanyak 65 kasus positif, sedangkan Muara Enim menyumbang tiga kasus baru.
“Karena itu, kami mengimbau agar masyarakat untuk melakukan vaksin booster,” katanya, Rabu (2/11).
Dia mengakui saat ini pihaknya sudah mengajukan kembali vaksin booster yakni sebanyak 1.950 vial. Hanya saja, belum didatangkan dari pusat. Nantinya, vaksin ini diperuntukan masyarakat umum dan Tenaga Kesehatan (Nakes), dengan jenis vaksin Pfizer
Saat ini, dia mengaku kebutuhan untuk booster kedua bagi Nakes sebanyak 2391, kemudian untuk masyarakat umum itu 2262, karena untuk booster sendiri masih belum mencapai target
“Capaian kita saat ini untuk booster masih sekitar 20 persen sementara targetnya 70 persen, karena memang kondisi PPKM level 1 ini membuat masyarakat mulai enggan melakukan vaksin,” jelasnya.
Pihaknya bersama jajaran Puskesmas sampai ke desa-desa terus mengajak masyarakat untuk melakukan vaksin booster yang pertama Karena, seperti yang diketahui kemarin sudah mulai ada peningkatan kasus juga di Sumsel, sudah ada kasus positif sebanyak 65, sementara untuk di kabupaten Muara Enim ada tiga kasus positif.
“Untuk fasilitas kesehatan semua melayani vaksin booster ini, sampai ke tingkat desa, jadi dari Rumah Sakit, Klinik Swasta, Puskesmas sampai ke bidan desa itu melayani vaksin booster” katanya.
Saat ini, penambahan vaksin booster sedang dalam pengajuan, perkiraannya dalam satu atau dua minggu ini vaksin tersebut sudah ada di Muara Enim. Stok vaksin ini sudah kosong sekitar tiga minggu, dan kekosongan ini mempengaruhi pencapaian target karena pihaknya tidak bisa melakukan booster.
Selain itu, rata-rata vaksin ini masa pakainya pendek jadi tidak bisa menyimpan stok terlalu banyak, untuk Booster kedua dikhususkan untuk Nakes, sementara untuk masyarakat umum masih tahapan Booster pertama atau vaksin ketiga.
Eni berharap, mudah-mudahan masyarakat kembali antusias karena kita belum lolos dari pandemi dan belum beralih ke endemi, booster tahap pertama baru 20 persen, untuk Booster kedua bagi Nakes baru sekitar 300 Nakes yang sudah melakukan vaksin.

