RELUNG.ID – Pemerintah Kota Palembang mempercepat persiapan revitalisasi Sungai Bendung sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pengendalian banjir di kota tersebut.
Proyek yang akan dikerjakan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII itu ditargetkan mulai memasuki tahap pelaksanaan fisik pada Agustus 2026.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Progres dan Penyelesaian Kendala Pengendalian Banjir Sungai Bendung yang dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Palembang, Sulaiman Amin, di Ruang Rapat Musi Bapperida, Senin (20/7/2026).
Dia mengatakan, koordinasi lintas instansi terus diperkuat untuk memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai jadwal.
Sejumlah persoalan, mulai dari administrasi hingga pendataan di lapangan, menjadi fokus pembahasan agar tidak menghambat pelaksanaan proyek.
“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, termasuk BPN. Dukungan dari para camat dan lurah juga sangat penting agar seluruh proses persiapan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, revitalisasi Sungai Bendung merupakan salah satu program strategis Pemerintah Kota Palembang dalam mengurangi risiko banjir yang selama ini kerap terjadi di sejumlah kawasan saat curah hujan tinggi.
Karena itu, pemerintah berharap masyarakat dapat mendukung penuh pelaksanaan proyek tersebut sehingga proses pengerjaan dapat berlangsung lancar dan memberikan manfaat bagi warga.
“Suksesnya revitalisasi ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat. Harapannya, setelah proyek selesai, kapasitas Sungai Bendung meningkat sehingga mampu mengurangi potensi banjir di Palembang,” katanya.
Saat ini, lanjut Sulaiman, pemerintah masih melakukan pendataan terhadap berbagai aspek yang dibutuhkan sebagai bagian dari tahapan persiapan sebelum pekerjaan konstruksi dimulai.
Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA), Deni Prasetyo, menyampaikan bahwa pekerjaan fisik revitalisasi Sungai Bendung dijadwalkan mulai berlangsung pada Agustus 2026. (DSK)

