Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Ribuan Warga Muratara Blokade Jalan, Desak Aktivitas PETI di Ulu Rawas Dihentikan

Regional

Ribuan Warga Muratara Blokade Jalan, Desak Aktivitas PETI di Ulu Rawas Dihentikan


RiyadiBy Riyadi05/08/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ribuan warga dari Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), turun ke jalan dalam aksi damai mendesak dihentikannya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih marak di wilayah Kecamatan Ulu Rawas.(Relung/LTM)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Ribuan warga dari Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), turun ke jalan dalam aksi damai mendesak dihentikannya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih marak di wilayah Kecamatan Ulu Rawas.

Aksi berlangsung pada Selasa (5/8/2025) sekitar pukul 09.00 WIB, dimulai dari Simpang Puskesmas Rawas Ulu. Massa juga melakukan orasi di depan Kantor Camat Rawas Ulu, namun merasa tidak mendapat respons dari pihak terkait.

Kekecewaan warga memuncak hingga mereka melakukan blokade jalan poros penghubung Kecamatan Rawas Ulu dan Ulu Rawas, tepatnya di Desa Pulau Lebar. Mereka menilai pemerintah daerah dan aparat penegak hukum seolah tutup mata terhadap keberadaan PETI yang diduga merusak lingkungan dan berdampak buruk bagi warga.

Baca juga :   Polisi Gerebek Lokasi Tambang Emas Ilegal di Muratara, Alat Dompeng Dibakar

“Kami mendesak agar aktivitas PETI ditutup. Air Sungai Rawas sekarang keruh, banyak warga terkena penyakit kulit, dan ini sangat meresahkan,” ujar Murni, salah satu warga yang ikut dalam aksi.

Ia menegaskan, jika tidak ada tindakan tegas dari pemerintah maupun aparat, masyarakat akan terus menyuarakan aspirasi mereka. “Pemerintah dan penegak hukum terkesan hanya jadi penonton. Kami tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Andri, warga lainnya. Ia menyebut PETI bukan hanya mencemari lingkungan, tapi juga menambah penderitaan masyarakat. “Kami harap pemerintah bertindak tegas. Aktivitas ini sangat menyengsarakan,” ujarnya.

Baca juga :   Viral Video Siswi di Muratara Berkelahi, Berawal dari Ejekan di HP 

Menanggapi aksi tersebut, Anggota DPR RI Fauzi Amroh turun langsung menemui massa. Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak buruk PETI di Muratara dan menyatakan komitmennya untuk ikut memberantas praktik ilegal tersebut.

“Saya datang ke sini karena merasa prihatin. Aktivitas PETI membuat air sungai keruh dan masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.

Fauzi juga mengaku telah berkoordinasi dengan Kapolda Sumsel dan pihak kepolisian setempat untuk segera menindaklanjuti tuntutan warga. Ia meminta agar alat-alat berat di lokasi PETI segera dikeluarkan dengan pengawasan bersama.

Baca juga :   Ungkap Puluhan Kasus Migas dan Batubara Ilegal, AKBP Ahmad Budi Martono Diganjar Penghargaan Nasional

“Kalau permasalahan ini tidak segera ditangani, akan saya bawa ke tingkat pusat,” ujarnya.

Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Adithama, SIK, dalam keterangannya menyatakan siap mendukung upaya pemberantasan PETI. Namun, ia meminta dukungan penuh dari camat, kepala desa, dan masyarakat untuk melaporkan lokasi keberadaan alat berat.

“Kami butuh kerja sama semua pihak. Kalau ada alat berat keluar, tolong jangan dihambat. Kita ingin masalah ini selesai,” katanya.[LTM]

Muratara PETI Warga Blokir Jalan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleUltimatum Bupati Muba: Pembangunan Jembatan P6 Lalan Wajib Rampung Desember 2025
Next Article Jaka, Penjaga Warisan Bidar di Tengah Gempuran Zaman
Riyadi

Related Posts

Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202615 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,973 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,844 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,817 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?