RELUNG.ID – Keributan berujung penembakan terjadi di tempat hiburan malam Cafe, Resto, Bar and Live Music Panhead di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sabtu dini hari (16/5/2026).
Aksi tersebut terjadi antara sesama oknum anggota TNI hingga menyebabkan salah satunya tewas usai mengalami luka tembak di bagian perut kanan.
Berdasarkan informasi, penembakan ini berawal saat korban bernama Periskal dan pelaku Ronal yang merupakan sesama oknum anggota TNI ini berada di TKP dan tengah berjoget menikmati live music.
Namun, keduanya diduga bersenggolan hingga terjadilah cekcok dan berujung perkelahian. Namun, pelaku diduga mengeluarkan senjata api dari pinggangnya dan menembak korban hingga mengenai bagian perut kanan.
Dalam kondisi terkapar bersimbah darah korban langsung dilarikan ke RS Permata Palembang untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 03.30 WIB.
Personel Polsek Ilir Barat I dipimpin Kanit Reskrim AKP A Rafiq yang menerima informasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Selain itu polisi juga sudah meminta keterangan saksi, serta memasang garis polisi di area tempat hiburan malam tersebut.
Dari hasil pemeriksaan awal dan rekaman CCTV, korban terlihat terjatuh seusai terkena tembakan sebelum dievakuasi ke rumah sakit. Petugas juga menemukan luka tembak pada bagian perut kanan korban yang diduga menjadi penyebab kematian.
Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Fauzi Saleh membenarkan adanya insiden penembakan yang melibatkan anggota TNI tersebut.
“Ya ada kejadian keributan yang berujung penembakan dan menyebabkan satu orang meninggal dunia. Untuk penanganan lebih lanjut dan detail kasus, silakan konfirmasi langsung ke Denpom,”singkatnya.
Kasus penembakan tersebut saat ini sudah ditangani Denpom Palembang untuk penyelidikan lebih lanjut, termasuk terkait kepemilikan dan penggunaan senjata api dalam insiden tersebut.
Sedangkan, jenazah korban sudah dibawa ke instalasi Forensik RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk keperluan visum dan pemeriksaan lanjutan. (LWM)

