RELUNG.ID- Pakar Telematika Roy Suryo menyoroti ijazah anggota DPR RI nonaktif, Ahmad Sahroni, yang viral usai rumahnya dijarah pada Sabtu (30/8/2025) lalu. Roy mengomentari nilai ijazah yang rata-rata hanya 6,8 untuk 12 mata pelajaran, sekaligus menyinggung keaslian dokumen tersebut.
“Angka-angkanya juga menyedihkan, tapi setidaknya kalau itu ijazah asli. Lah kalau yang sedang dicari ini kan enggak jelas,” ujar Roy Suryo dikutip dari Youtube Forum Keadilan TV, Sabtu (6/9/2025).
Viralnya ijazah Sahroni muncul saat warga menjarah rumahnya di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Selain harta benda, warga mengambil surat tanah, foto keluarga, hingga ijazah. Nilai Sahroni menjadi sorotan warganet karena saat ini ia memiliki gelar doktor.
Roy Suryo juga menyinggung kasus ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo yang menjadi fokus Sekretariat Bersama (Sekber) civil society, yang menurutnya juga menuntut pengadilan terhadap Jokowi, pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka, serta pencopotan Kapolri.
Menanggapi pendidikan Sahroni, dari CV resmi MPR RI, ia menamatkan SMP Yappenda Jakarta Utara pada 1994, SMA Negeri 114 Jakarta Utara pada 1997, kuliah di STIE Pelita Bangsa Manajemen pada 2003, S2 di STIKOM InterStudi jurusan Ilmu Komunikasi pada 2019, dan S3 di Universitas Borobudur jurusan Ilmu Hukum pada 2024. Sidang disertasinya membahas strategi pengembalian kerugian negara melalui prinsip ultimum remedium. [YKP]

