Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Rp 40 Triliun Disiapkan Serap Hasil Panen, Gubenur Sumsel Dorong Petani Produksi
Bisnis

Rp 40 Triliun Disiapkan Serap Hasil Panen, Gubenur Sumsel Dorong Petani Produksi

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda07/04/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gubernur Sumsel Herman Deru saat Panen Raya di Desa Cahya Maju, Kecamatan Lempuing, Foto : Humas Pemprov Sumsel
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Gubernur Sumsel, Herman Deru, menegaskan pentingnya semangat kemandirian pangan dalam momentum Panen Raya Padi Serentak Nasional yang digelar di 14 provinsi bersama Presiden RI, Prabowo Subianto, Senin (7/4/2025). Di Sumsel, acara panen dipusatkan di Desa Cahya Maju, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Melalui sambungan virtual, Presiden Prabowo memimpin panen dari Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Sementara itu, Gubernur Herman Deru bersama Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, turun langsung ke sawah mendampingi para petani memanen padi sebagai bagian dari gerakan nasional ketahanan pangan.

“Panen serentak ini bukan hanya kegiatan rutin, tapi momentum penting. Terlebih dengan komitmen Presiden yang meniadakan kebijakan impor, kita di Sumsel harus menjawab ini dengan peningkatan produksi dan kemandirian,” tegas Deru.

Menurutnya, Sumsel yang selama ini masuk dalam lima besar produsen beras nasional memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Namun hal itu hanya dapat terwujud jika ada perlindungan terhadap petani dan lahan pertanian.

“Perhatian ke petani harus ditingkatkan, dari proses awal hingga pascapanen. Termasuk perlindungan melalui regulasi seperti Perda alih fungsi lahan. Jangan sampai OKI yang jadi lumbung pangan justru kehilangan lahannya karena ekspansi perumahan dan industri,” jelas Deru.

Ia juga meminta agar Kabupaten OKI segera menggandakan Luas Baku Sawah (LBS) yang saat ini mencapai 104 ribu hektare.

“Kalau bisa dua kali lipat. Masih banyak lahan potensial yang belum digarap optimal,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Deru menekankan pentingnya distribusi pupuk bersubsidi yang tepat sasaran dan meminta PT Pupuk Indonesia memenuhi kebutuhan petani. Ia juga melibatkan TNI dan Polri dalam pengawasan distribusi tersebut.

Tak hanya itu, Deru mendorong petani untuk tidak ragu memproduksi beras karena pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran besar untuk penyerapan hasil pertanian melalui Bulog.

“Pemerintah sudah siapkan dana Rp 40 triliun untuk penyerapan beras. Harga Pokok Penjualan (HPP) pun sudah ditetapkan Rp 6.500 per kilogram dalam kondisi siap angkut. Ini harus disosialisasikan ke seluruh petani,” kata Deru.

Sementara itu, Bupati OKI Muchendi Mahzareki menyebut potensi pertanian di wilayahnya sangat besar. OKI yang merupakan kabupaten terluas di Sumsel kini berada di posisi ketiga produsen padi setelah OKU Timur dan Banyuasin.

“Kami terus dorong optimalisasi lahan. Saat ini ada 7.380 hektare sawah di Lempuing dengan indeks pertanaman 300, dan produktivitas mencapai 7-8 ton per hektare. Hari ini kita panen 250 hektare dari total 485 hektare lahan siap panen,” jelas Muchendi.

Ia juga mengungkapkan, optimalisasi lahan di OKI saat ini sudah terealisasi 4.510 hektare dari total 46.762 hektare yang ditargetkan, serta mendapat bantuan peralatan pertanian dari pusat.

“Target kami jelas, OKI akan jadi tulang punggung produksi beras Sumsel,” tegasnya.[THQ]

Gubernur Sumsel Herman Deru OKI Panen Raya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBencana Longsor Terjadi di Muba, 6 Rumah Milik 9 KK Terdampak
Next Article Nintendo Tunda Pre Order Switch 2 di AS Akibat Dampak Kebijakan Tarif Dasar Impor
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20262 Views
Regional

Gubernur Herman Deru Sambut Kapolda Sumsel Baru, Rony Samtana Minta Dukungan Masyarakat

11/10/20262 Views
Regional

Hotspot Sumsel Meningkat, OKI Tetap Jadi Penyumbang Terbesar

07/10/202611 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,934 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,804 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,777 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?