Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»RSUD Rantauprapat Bantah Tolak Pasien Kritis, Sebut Ada Miskomunikasi
Regional

RSUD Rantauprapat Bantah Tolak Pasien Kritis, Sebut Ada Miskomunikasi

RiyadiBy Riyadi09/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Rantauprapat, Dokter Yudha Sitorus. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat membantah menolak pasien kritis yang videonya viral di media sosial.

Pihak rumah sakit menyebut kejadian tersebut terjadi akibat miskomunikasi antara petugas keamanan dengan pendamping pasien ketika kondisi ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) sedang penuh.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Rantauprapat, Dokter Yudha Sitorus, menjelaskan saat kejadian jumlah pasien yang membutuhkan penanganan di IGD cukup banyak. Pasien yang datang juga tidak hanya berasal dari Kabupaten Labuhanbatu, tetapi dari sejumlah kabupaten di sekitarnya.

Baca juga :   Hakim Tolak Kembalikan Foto Keluarga Febrie, Soroti Keberadaannya di Rumah Sentul

Menurut Yudha, kondisi IGD yang penuh membuat rumah sakit harus mengatur penempatan pasien berdasarkan tingkat kegawatan dan ketersediaan fasilitas.

“Yang terjadi pada video viral itu sebenarnya bukan dilakukan penolakan. Karena pada dasarnya rumah sakit ini bukan hanya menerima pasien dari Labuhanbatu, tapi juga daerah lainnya,” ujar Yudha.

“Jadi memang pasien yang datang hampir dari 6-7 kabupaten, sehingga IGD kami sering penuh. Kami sampaikan ke pasien, terpaksa untuk pasien dengan kondisi memungkinkan, kami tempatkan di kursi atau kursi roda dulu,” katanya.

Baca juga :   Viral Pengelola Sanggar Beach Serahkan Satu Unit Mobil Brio, Ganti Mobil Pengunjung yang Hilang

Yudha mengatakan, persoalan dalam video tersebut bermula dari komunikasi yang tidak berjalan baik antara petugas keamanan dengan keluarga atau pendamping pasien.

“Kenapa terjadi seperti itu, kami mau menjelaskan kepada keluarga pasien. Mungkin salah paham, komunikasi yang tidak ketemu,” ujarnya.

Sebelumnya, video seorang wanita yang memprotes dugaan penolakan pasien kritis di RSUD Rantauprapat viral di media sosial.

Baca juga :   KontraS Tolak Andrie Yunus Diperiksa di Sidang Kasus Penyiraman Air Keras oleh Anggota TNI

Dalam video tersebut, pendamping pasien terlihat meluapkan emosi karena merasa pasien tidak segera mendapatkan pemeriksaan medis setelah tiba di rumah sakit.

Video tersebut kemudian menyebar luas dan ditonton jutaan kali di media sosial.

Perekam video, Mely Panggabean, mengatakan kejadian berlangsung pada Kamis sore saat dirinya mendampingi seorang pasien yang mengalami kecelakaan kerja.

Baca juga :   Tingkatkan Infrastruktur Komunikasi di 74 Titik Blank Spot, Muba Gandeng Telkom dan Telkomsel

Mely menyebut kondisi pasien saat itu cukup mengkhawatirkan. Pasien disebut mengalami pendarahan dari kedua telinga dan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Setibanya di RSUD Rantauprapat, Mely mengaku hanya bertemu dengan petugas keamanan di pintu masuk IGD.

Ia kemudian mempertanyakan kondisi tersebut karena menilai pasien yang datang dalam keadaan darurat membutuhkan pertolongan segera. Mely mengaku kecewa karena merasa pasien belum mendapatkan pemeriksaan awal dari tenaga medis.

Baca juga :   Datang Lebih Awal, Kemarau 2026 di Sumsel Berpotensi Lebih Panjang

Pihak RSUD Rantauprapat menegaskan petugas keamanan tidak memiliki kewenangan untuk menentukan apakah seorang pasien diterima atau ditolak untuk mendapatkan pelayanan medis.

Yudha menjelaskan, petugas keamanan yang berada di pintu masuk IGD bertugas membantu proses kedatangan pasien, termasuk membantu pasien turun dari kendaraan.

“Sebenarnya fungsi petugas keamanan selain untuk keamanan, juga mendampingi, membantu pasien bila turun dari mobil,” ucapnya.

Baca juga :   Ahok: Hutan Papua Jangan Dikorbankan untuk Sawit

Ia menjelaskan, ketika kejadian berlangsung, tenaga medis sedang menangani sejumlah pasien lain yang membutuhkan pertolongan, termasuk pasien yang berada di zona merah.

Kondisi IGD yang padat membuat tenaga medis tidak dapat langsung menyambut pasien di pintu masuk. Namun, menurut pihak rumah sakit, hal tersebut bukan berarti pasien ditolak mendapatkan pelayanan.

RSUD Rantauprapat menyatakan penanganan pasien di IGD dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat kegawatan masing-masing pasien serta kondisi dan kapasitas pelayanan yang tersedia.[YKP]

Pasien Kritis Rantaurapat RSUD Tolak
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleUngkap Mekanisme Pengadaan Chromebook dan Smart Board Muara Enim, Saksi Akui Terima Uang dan Akun PPK Dikendalikan
Next Article Perkuat Langkah Politik, Netta Indian Daftar Bakal Calon Ketua Golkar Banyuasin
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,875 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,747 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,721 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?