RELUNG.ID – Penanganan kawasan kumuh saat ini menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel. Salah satu yang jadi persoalan masih minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Palembang.
Padahal, kehadiran RTH ini dapat memberikan lingkungan yang lebih nyaman dan sehat khususnya bagi masyarakat di kawasan kumuh.
Hal ini terungkap dalam reses Dapil I dan II di Kantor Wali Kota Palembang, Kamis kemarin (28/8/2025).
“Setidaknya ada ruang 10×20 meter untuk dimanfaatkan untuk taman atau RTH di kawasan tersebut,” kata Anggota DPRD Sumsel Dapil 1 Palembang, Muhammad Toha.
Sementara itu, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa mengakui jika saat ini RTH di Kota Palembang masih minim. Dari target 30 persen, saat ini RTH di Kota Palembang baru mencapai 13,4 persen.
“Setiap tahun kami terus menargetkan adanya progres nyata,” katanya.
Meski demikian, Menurut Wali Kota Palembang, penanganan kawasan kumuh ini bukan hanya persoalan RTH, tetapi juga meliputi perbaikan sanitasi dan infrastruktur.
Selain itu, penanganan ini tidak bisa hanya mengandalkan APBD tetapi juga perlu dukungan lainnya.
“Dukungan ini seperti APBN, CSR, Infaq dan Shadaqah PNS melalui BAZNAS,” singkatnya.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Palembang, Alex Fernandus menambahkan, persoalan RTH ini tentunya menjadi tantangan sendiri. Karena menurutnya ini berkaitan dengan lahan.
“Saat ini juga masih banyak developer yang belum menyerahkan Prasarana Umum (PSU) sesuai aturan yakni 40 persen,” pungkasnya. (DSK)

