RELUNG.ID- Konflik antara presenter Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, polemik mencuat setelah beredar potongan video siaran langsung Sarwendah yang memunculkan istilah “cong”, yang oleh sebagian warganet dikaitkan dengan Ruben.
Ruben mengaku terkejut dengan ramainya pembahasan mengenai ucapan tersebut. Ia bahkan mengungkapkan bahwa sebutan itu bukan hal baru baginya karena kerap diterimanya saat masih menjalani rumah tangga bersama Sarwendah.
“Kalau lu tanya gue, ya gue syok sih sebenarnya gitu,” kata Ruben Onsu dalam keterangannya.
“Syok karena ini di publik kan gitu. Karena di belakang itu ya sering juga dia ngatain gue gitu sering.”
“Bahkan di depan anak gue juga pernah,” lanjutnya.
Ruben mengaku menyayangkan apabila persoalan pribadi kembali menjadi konsumsi publik. Menurutnya, jika memang memiliki penilaian tertentu terhadap dirinya, hal tersebut seharusnya tidak disampaikan di ruang publik.
“Jadi gua cuman, aduh harusnya udah biar itu menjadi pribadi aja gitu,” ujarnya.
“Kalau lu menganggap gua seperti itu gitu, tapi kenapa lu lakukan hal itu? Itu doang sih,” sambung Ruben.
Menanggapi polemik tersebut, kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, membantah anggapan bahwa kliennya sengaja menyindir atau menghina Ruben Onsu melalui ucapan “cong” saat melakukan siaran langsung di media sosial.
Chris menegaskan dalam video tersebut tidak ada satu pun penyebutan nama Ruben.
“Saya klarifikasi bahwa tidak pernah ada kata Ruben,” ujar Chris.
“Jadi jangan sampai diplintir lagi bahwa lawyer menyampaikan itu Ruben,” lanjutnya.
Menurut Chris, setelah mempelajari video yang beredar, ia menyimpulkan ucapan Sarwendah tidak ditujukan kepada mantan suaminya.
“Karena saya pelajari juga dalam video itu tidak menyebutkan kata Ruben sama sekali,” tegasnya.
Perselisihan antara Ruben dan Sarwendah belakangan kembali mencuat setelah Ruben mengaku mengalami kesulitan bertemu kedua anaknya sejak keduanya resmi bercerai pada 2024.
Ruben sebelumnya mengungkap adanya akta kesepakatan yang mengatur jadwal pertemuan dirinya dengan anak-anak selama dua hingga tiga hari setiap pekan. Namun, menurut pihak Ruben, kesepakatan tersebut belum sepenuhnya dijalankan.
Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, bahkan mengungkap bahwa komunikasi antara keduanya kerap diwarnai kesalahpahaman, termasuk persoalan yang dianggap sepele.
Salah satunya terjadi ketika Ruben secara tidak sengaja mengetik tanda seru (!) dalam percakapan singkat melalui aplikasi pesan, yang kemudian memicu perdebatan.
“Di sini ada satu dialog yang menunjukkan bahwa mereka suka miskomunikasi. Ruben ini typo dalam menjawab chatting, ada tanda seru. Itu menjadi pokok pembahasan, ‘Kenapa ada tanda seru’,” kata Minola.
Meski demikian, Minola menyebut Ruben lebih memilih mengalah agar konflik tidak semakin berkepanjangan.
Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah hingga kini masih menjadi perhatian publik, terutama setelah keduanya saling menyampaikan pernyataan melalui kuasa hukum maupun media terkait hak asuh anak dan komunikasi pascaperceraian.[YKP]

