RELUNG.ID – Polemik antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali menjadi sorotan publik. Setelah Sarwendah mengunggah video permintaan maaf kepada publik usai video berisi umpatan yang diduga melibatkannya viral di media sosial, pihak Ruben Onsu justru memberikan respons yang tak terduga.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menegaskan bahwa kliennya saat ini tidak memprioritaskan persoalan permintaan maaf. Menurutnya, hal yang paling diinginkan Ruben saat ini adalah bisa bertemu dan menghabiskan waktu bersama kedua putrinya, Thalia dan Thania.
“Permintaan maaf dari siapa ini? Yang paling penting buat Ruben sekarang dia rindu sama anaknya. Jadi jangan kita diribetkan dengan permintaan-permintaan maaf yang seperti itu,” kata Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6/2026).
Minola menilai, permintaan maaf yang disampaikan melalui media sosial tidak akan berarti apabila persoalan utama terkait akses bertemu anak belum terselesaikan.
Menurutnya, Ruben lebih membutuhkan tindakan nyata dibandingkan sekadar pernyataan maaf di ruang publik.
“Permintaan maaf pun kalau kemudian ternyata tidak berujung kepada membuat Ruben bisa bertemu dengan anaknya, buat apa?” ujarnya.
Diketahui, persoalan hak akses bertemu anak menjadi salah satu isu yang masih menyisakan ketegangan antara Ruben dan Sarwendah sejak keduanya resmi berpisah pada September 2024 lalu.
Pihak Ruben berharap kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya dapat dijalankan sebagaimana mestinya. Dalam kesepakatan tersebut, Ruben disebut memiliki hak untuk bertemu dan berkumpul dengan anak-anaknya selama dua hingga tiga hari dalam satu pekan.
“Iya, ketemukan saja dulu anak-anak sama Ruben. Berikan haknya sebagaimana yang sudah diatur di akta 39 yang juga ikut ditandatangani. Dua sampai tiga hari berkumpul bersama anak-anak,” ujar Minola.
Lebih lanjut, Minola mengisyaratkan bahwa Ruben mulai lelah dengan berbagai polemik yang terus bergulir pasca perceraian. Ia menegaskan bahwa yang dibutuhkan kliennya saat ini adalah solusi nyata terkait hubungan dengan anak-anaknya.
“Jadi jangan minta maaf, tapi tetap tidak diberikan kesempatan bertemu anak-anak dengan berbagai macam cara. Ya percuma,” tegasnya.
Sebelumnya, Sarwendah menjadi sorotan setelah menyampaikan permintaan maaf kepada publik menyusul beredarnya video yang memicu kontroversi di media sosial. Namun hingga kini, persoalan hak akses bertemu anak tampaknya masih menjadi titik utama yang belum menemukan penyelesaian antara kedua belah pihak.[YKP]

