“Kedepannya, ulama punya peran memberikan ide dan pemikirannya dalam program pembangunan yang ada di daerah. Ini sebuah terobosan besar. Selama ini, ulama sering dikesampingkan dalam hal penyusunan program pembangunan dan baru Bacabup Edwin ini yang turut melibatkan ulama,” tambahnya.
Bakal calon Bupati Muara Enim, Edwin Mauladi mengungkapkan, program Muara Enim Bersih merupakan bagian dari kepeduliannya terhadap etika dan moral dalam tata kelola pemerintahan yang selama ini tidak terlihat di Muara Enim.
Sebagai putra daerah yang maju di Pilkada mendatang, Edwin merasa sudah menjadi kewajibannya untuk mengajak, melibatkan para alim ulama, tokoh agama dalam pemerintahan, untuk membangun dan memperbaiki Muara Enim.
“Muara Enim Bersih merupakan gerakan yang inklusif, mengedepankan moral, etika dan agama. Kami percaya bahwa doa dan dukungan dari para ulama dan tokoh agama ini akan sangat membantu dalam mewujudkan Muara Enim yang lebih baik,” kata Edwin.
Edwin menyambut baik pembentukan Forum Ulama untuk Muara Enim Bersih dan berharap langkah ini mendapatkan ridho illahi dan dukungan penuh dari masyarakat.
“Diskusi dengan para ulama mengenai masa depan Muara Enim sangat berharga bagi kami. Kami sangat berterima kasih atas kesempatan ini dan berharap bisa bekerja sama untuk mewujudkan visi bersama,” tambahnya. (NVS)

