RELUNG.ID – Aksi saling ejek di Media Sosial (Medsos) yang berujung pada penganiayaan terjadi di Kota Palembang, Kamis lalu (21/8/2025).
Kali ini yang menjadi korban, seorang remaja yang berinisial MAA, Warga Jalan Perindustrian, Sukarami, Kota Palembang.
Akibat kejadian tersebut, MAA harus mengalami luka di sekujur tubuhnya dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.
Setelah beberapa hari dirawat, korban ditemani ayahnya Afriadi (45) membuat laporan polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Senin (25/8/2025) sore.
Diceritakan Afriadi, dari keterangan korban, peristiwa pembacokan itu bermula dari saling ejek di medsos hingga janjian bertemu di Jalan Sukarela, Kecamatan Sukarami, Palembang, Kamis (21/8/2025) malam.
“Janjian bertemu di lokasi, katanya mau menyelesaikan masalah. Namun sampai disana, ternyata sudah ditunggu terlapor dengan rombongannya,” kata Afriadi saat diwawancarai awak media.
Melihat korban datang, para pelaku langsung mengeroyok korban dengan menggunakan senjata tajam (sajam), pisau, corbek, hingga celurit.
“Karena korban sendirian, sempat kewalahan menghadapi serangan dari pelaku. Korban terkena bacokan di pipi dengan 14 jahitan, punggung kanan dengan 19 jahitan, dengkul kiri lima jahitan,” kata dia.
Merasa tidak terima dengan kejadian tersebut, Afriadi pun membuat laporan polisi dengan harapan para pelaku cepat ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Sementara itu, Panit I SPKT Polrestabes Palembang Ipda Kosasih membenarkan telah menerima laporan dari keluarga korban. “Laporannya sudah kita terima dan akan dilimpahkan ke penyidik,” pungkasnya. (DNP)

