RELUNG.ID – Samsung kembali memperluas jangkauan fitur kecerdasan buatannya, Galaxy AI, dengan menambahkan dukungan untuk dua bahasa baru: Filipina dan Gujarati.
Dengan penambahan ini, Galaxy AI kini mendukung total 22 bahasa di seluruh dunia.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada awal 2024, Galaxy AI terus memperluas dukungan bahasanya secara bertahap dari 16 bahasa pada April 2024 menjadi 20 bahasa pada Desember tahun yang sama.
Kini, dua bahasa tambahan tersebut dapat diunduh langsung sebagai paket bahasa melalui menu Pengaturan di perangkat Galaxy yang kompatibel.
Bahasa Filipina, yang dituturkan oleh sekitar 87 juta orang, dan Gujarati, yang digunakan oleh sekitar 62,5 juta penutur, dikembangkan melalui kolaborasi antara Samsung Research Indonesia dan Samsung Research India.
Menurut Samsung, dengan dukungan 22 bahasa ini, Galaxy AI kini mencakup hampir 74% populasi global, atau sekitar 5,9 miliar orang.
Dalam laporan terbarunya, Samsung juga mengungkapkan bahwa lebih dari 70 persen pengguna Galaxy S25 secara rutin memanfaatkan Galaxy AI dan Google Gemini untuk berbagai aktivitas.
Sementara itu, sekitar 47 persen pengguna menyatakan bahwa mereka sangat bergantung pada teknologi AI dalam kehidupan sehari-hari.
Samsung optimistis dapat memperluas jangkauan Galaxy AI ke lebih dari 400 juta perangkat pada akhir 2025, setelah sebelumnya mencapai target 200 juta perangkat pada 2024. (LWM)

