RELUNG.ID – Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Setia Diarta, mengungkapkan capaian ekspor PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN) sepanjang tahun 2024 mencapai 1,56 juta unit smartphone. Produk tersebut diekspor ke berbagai negara di kawasan ASEAN.
Pernyataan ini disampaikan Setia saat mengunjungi pabrik PT Samsung Electronics Indonesia di Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (7/1).
“Pada tahun 2024, 77 persen produksi Samsung ditujukan untuk pasar domestik, sementara 23 persen diekspor,” jelas Setia.
Dalam waktu dekat, Samsung akan mengirimkan smartphone tipe SM-A356E/DS ke Filipina. Namun, jumlah dan nilai ekspor untuk produk ini belum dirinci.
“Ini pertama kali kami mengekspor tipe tersebut ke Filipina,” ujar perwakilan Samsung, Yoo Jung Young, pada kesempatan yang sama.
Kemenperin memberikan apresiasi atas langkah Samsung yang terus berkontribusi dalam mendorong ekspor dan memperkuat industri teknologi tinggi di dalam negeri.
“Kami terus mendukung PT Samsung Electronics Indonesia untuk berkolaborasi, berinovasi, dan mengembangkan produk-produk berteknologi tinggi yang mampu bersaing di pasar internasional,” ujar Setia.
Capaian ini mencerminkan kemampuan Indonesia untuk memproduksi produk elektronik berkualitas tinggi yang diminati pasar global. Kemenperin optimistis kolaborasi pemerintah dan industri dapat terus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat manufaktur elektronik di kawasan.[TRA]

