RELUNG.ID – Samsung dikabarkan akan mendemonstrasikan fitur Kesehatan Otak (Brain Health) terbaru pada ajang Consumer Electronics Show (CES) mendatang.
Fitur ini dirancang untuk membantu mendeteksi tanda-tanda awal penurunan kognitif, termasuk potensi demensia, sebagai bagian dari upaya Samsung memperluas teknologi kesehatan preventif.
Dalam pameran CES tersebut, Samsung dijadwalkan menggelar peluncuran produk di ruang pameran tersendiri, di mana fitur Kesehatan Otak ini akan diperkenalkan kepada publik dan mitra industri.
Fitur ini akan bekerja dengan menganalisis berbagai metrik kesehatan yang dikumpulkan dari perangkat Samsung, seperti ponsel pintar dan jam tangan pintar.
Data yang dianalisis mencakup pola berjalan pengguna, perubahan suara, serta kualitas dan pola tidur.
Berdasarkan kombinasi data tersebut, sistem akan melakukan analisis untuk mengidentifikasi indikasi awal penurunan fungsi kognitif.
Jika terdeteksi adanya potensi risiko, fitur ini disebut akan memberikan panduan langkah-langkah pencegahan serta menawarkan program “pelatihan otak” yang dipersonalisasi, dengan tujuan membantu menjaga atau meningkatkan kemampuan kognitif pengguna.
Fitur Kesehatan Otak ini akan melengkapi rangkaian layanan kesehatan preventif Samsung yang sudah ada, seperti pemantauan tekanan darah, elektrokardiogram (EKG), serta notifikasi irama jantung tidak teratur.
Dilaporkan, pengembangan fitur ini dilakukan secara internal oleh Samsung dan saat ini masih berada dalam tahap uji validasi klinis, bekerja sama dengan sejumlah lembaga medis.
Meski demikian, Samsung belum mengungkapkan jadwal resmi peluncuran fitur Kesehatan Otak ini ke publik. (LWM)

