RELUNG.ID – Presiden Prabowo Subianto menyerahkan sapi kurban jenis simmental berbobot 1,01 ton untuk masyarakat di Sumatera Selatan. Sapi bernama “Blembo” ini akan dipotong di Masjid Baiturrahman, kawasan rumah susun di Jalan Radial, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit, Palembang.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel, Rahmat M Harahap, menyampaikan bahwa lokasi pemotongan hewan kurban ditentukan oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru.
“Pak Gubernur yang memilih lokasi ini. Masjid Baiturrahman akan menjadi tempat pemotongan sapi kurban Presiden,” ujarnya, Selasa (20/5).
Sapi Blembo, yang dipilih dari peternakan milik Umar Alaydrus, memenuhi seluruh kriteria syariat. Selain sehat dengan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH), sapi ini bebas penyakit, tidak cacat, dan telah melewati pemeriksaan laboratorium.
“Dari tiga kandidat, Blembo terpilih karena bobotnya paling tinggi, sehat, dan berkualitas,” tambah Rahmat.
Presiden Prabowo menyumbangkan total 18 sapi kurban untuk Sumatera Selatan tahun ini. Hewan kurban tersebut disebar ke 17 kabupaten/kota di wilayah Sumsel, termasuk dua ekor sapi yang akan dipotong di Palembang—satu dari Pemkot Palembang dan satu dari Pemprov Sumsel.
“Di seluruh Indonesia, ada lebih dari 550 hewan kurban yang disumbangkan Presiden Prabowo tahun ini. Semua telah diperiksa kesehatannya oleh dinas terkait agar sesuai syariat,” jelas Rio Gunawan, perwakilan dari Sekretariat Kabinet.
Pemilik sapi, Umar Alaydrus dari Bil Barokah Farm, mengaku bangga atas terpilihnya Blembo sebagai sapi kurban Presiden. Sapi ini dibeli Presiden dengan harga Rp110 juta. “Bukan soal nominal, tapi saya bangga sapi peliharaan saya dipilih Presiden,” kata Umar.
Blembo, yang berasal dari Lampung, sebelumnya pernah mengikuti kontes sapi di Lampung dan meraih peringkat ketiga dalam kategori “ganteng dan berbobot.”
“Saya beli sapi ini lima bulan lalu. Namanya Blembo karena pertumbuhannya sangat pesat,” tutup Umar.[THQ]

