RELUNG.ID – Duka mendalam dirasakan pihak keluarga dan kerabat dokter Bella Rizky Dinanti, korban kecelakaan tol Indralaya-Prabumulih (Indraprabu) KM 48.
Pasalnya, dokter Bella dikenal sebagai sosok yang sangat baik dan bekerja dengan sepenuh hati sampai dengan akhir hayatnya.
Demikian terungkap saat melepas kepergian Dokter Bella ke tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Pelita Sari Muara Enim, Selasa (16/7).
Kepala Dinas Kesehatan Muara Enim, dr Eni Zatila mengakui jika almarhumah dr Bella Rizky Dinanti ini sangat berdedikasi dalam pekerjaannya sebagai tenaga kesehatan. Khususnya saat mendampingi para jemaah haji dalam menjalankan ibadah di Mekkah.
“Almarhumah ini yang selalu mendatangi jemaah yang sakit,” katanya saat ditemui di rumah duka.
Bahkan sebelum kejadian, dokter Bella ini meminta petugas untuk memastikan para jemaah sampai dengan selamat ke Muara Enim dan bertemu keluarga mereka. Karena, almarhumah hanya bisa menjaga dan mengantar para jemaah sampai ke Palembang saja.
“Tentunya kami sangat kehilangan sosok yang perannya sangatlah vital ini. Terlebih lagi, almarhumah ini pegawai yang berprestasi dan teladan baik di Muara Enim maupun tingkat Sumsel 2024,” ujarnya.
Meski demikian, dia meyakini jika dokter Bella merupakan sosok yang sangat baik dan mendapatkan tempat terindah disisi Allah SWT.
“Insha Allah beliau orang baik, semoga mendapat tempat terindah di sisi Allah SWT,” harapnya.

