RELUNG.ID – Polres Lubuklinggau terus mendalami kasus Jembatan Gantung Wisata Sungai Malus di Lubuklinggau yang putus saat libur Tahun Baru 2025.
Pasalnya, peristiwa tersebut menyebabkan 8 orang luka-luka dan kini harus dirawat intensif di dua rumah sakit di Lubuklinggau, Sumsel.
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Bobby Kusumawardhana mengatakan, sebelum kejadian pihaknya sempat meninjau lokasi tersebut untuk melihiat situasi dan kondisi disekitarnya.
“Saya melihat dari bawah dan melihat ada kendaraan yang melintas sudah bunyi,” katanya.
Dia menyebutkan, kondisi ini membuktikan jika jembatan gantung tersebut kurang kokoh sehingga dia pun sempat memyampaikan agar masyarakat berhati-hati saat menggunakan jembatan. Serta, penggunaan jembatan gantung ini tidak dalam jumlah yang banyak.
“Jembatan ini dibangun tahun 2014 lalu sehingga komponennya sudah tidak kokoh lagi untuk menampung banyak warga yang menyebrang,” terangnya.
Dari kejadian ini, pihaknya telah memintai keterangan empat orang yaitu pengelola, pemilik lahan dan dua orang selaku petugas parkir serta keamanan.
Menurutnya, bisa saja nanti pengelola akan dikenakan pasal. Meski demikian, pihaknya masih mendalami kasus tersebut.
“Sejauh ini, pengelola maupun pemilik lahan koorperatif, dan mereka mau bertanggung jawab terkait kejadian kemarin yang menimbulkan beberapa korban luka,” pungkasnya. (ANS)

