Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Sedimentasi dan Sungai Mati: Warga Sebut PT Abadi Ogan Cemerlang Biang Krisis Lingkungan OKU
Regional

Sedimentasi dan Sungai Mati: Warga Sebut PT Abadi Ogan Cemerlang Biang Krisis Lingkungan OKU

RiyadiBy Riyadi04/08/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi Sungai Tanjung Kurung yang berubah warna menjadi hitam pekat usai hujan deras beberapa hari terakhir. (Tangkapan Layar TikTok rival.baturaja)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Sejumlah warga Desa Tanjung Kurung, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), mengeluhkan kondisi Sungai Tanjung Kurung yang berubah warna menjadi hitam pekat usai hujan deras beberapa hari terakhir.

Sungai yang selama ini menjadi sumber air utama warga kini tak lagi bisa digunakan karena diduga tercemar limbah tambang batu bara.

Warga menuding pencemaran berasal dari aktivitas tambang batu bara milik PT Abadi Ogan Cemerlang (AOC) yang berlokasi tidak jauh dari sungai tersebut.

Baca juga :   Cari Solusi Banjir di Palembang, Sumsel Bersih Soroti Sedimentasi Sungai Musi

“Air sungai berubah hitam setelah hujan. Seperti penuh limbah batu bara. Kami tak bisa mandi atau pakai airnya lagi,” ujar Rival, warga setempat, Senin (4/8/2025).

Rival menyebutkan bahwa kondisi ini bukan pertama kali terjadi. Setiap kali hujan deras mengguyur wilayah Gunung Kuripan lokasi tambang PT AOC air sungai berubah warna dan mengeluarkan bau tak sedap.

“Kami ini korban. Orang lain dapat uang dari tambang, kami malah dapat limbah. Tolong Pak Bupati, lihat sendiri sungai kami,” tegasnya.

Baca juga :   Prakiraan Cuaca Hari Ini di Sumsel, Empat Wilayah Diminta Waspada Angin Kencang

Warga Desa Tanjung Kurung mendesak agar Pemerintah Kabupaten OKU, khususnya Bupati, segera turun tangan mencari solusi agar pencemaran tidak terus berulang.

Menanggapi keluhan warga, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) OKU mengaku telah menurunkan tim pengawas lapangan sebanyak tiga kali.

Hal ini diungkapkan oleh Kabid Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan DLH OKU, Febrianto Kuncoro. “Kami sudah mengambil sampel air untuk uji laboratorium. Tinggal menunggu hasil resmi dari DLH Provinsi,” jelas Febrianto.

Baca juga :   Barang Berharga Utuh, Pelaku Menghilang, Polisi Dalami Kasus Pembunuhan Guru PPPK di OKU

Ia juga menyebutkan bahwa kasus ini pertama kali terpantau setelah viral di media sosial TikTok beberapa waktu lalu.

Aktivitas tambang PT Abadi Ogan Cemerlang sebelumnya juga telah menuai protes warga, karena diduga menyebabkan sedimentasi sungai dan banjir besar di wilayah Baturaja, ibu kota Kabupaten OKU.

Ketua Himpunan Masyarakat Ogan Komering Ulu (HIMAU-OKU), Noven Romadhon, menegaskan bahwa penambangan wajib menyediakan Kolam Penampungan Lumpur (KPL) untuk mencegah aliran lumpur masuk ke badan sungai.

Baca juga :   Pengamen di Baturaja Ditemukan Meninggal Dunia di Pasar Atas

“Sedimentasi akibat tambang membuat daya tampung sungai menurun drastis. Ketika hujan deras, sungai tak mampu menahan debit air, itulah yang menyebabkan banjir,” jelas Noven.

Noven juga menyoroti bahaya air asam tambang yang dapat merusak ekosistem sungai dan berdampak pada kualitas air PDAM yang dikonsumsi warga Baturaja.

Senada, Direktur Eksekutif LP3L, Yunizir Djakfar, mendesak pemerintah daerah dan pusat untuk mengulas kembali dokumen AMDAL perusahaan tambang di wilayah OKU.

Baca juga :   Pemerintah Bakal Bangun Ulang Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Pakai APBN

Menurutnya, selama ini perusahaan hanya mengejar keuntungan tanpa memperhitungkan dampak ekologis jangka panjang.

“Wilayah hulu adalah jantung sumber air. Jika rusak, hilang semua fungsinya. Pemerintah harus menindak perusahaan yang mengabaikan kelestarian lingkungan,” tegas Yunizir.[MZN]

OKU PT AOC Sedimentasi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBelum Ada Bendera One Piece di Sumsel, Polda Imbau Fokus Kibarkan Merah Putih
Next Article Jalan Khusus Batu Bara Mulai Dibangun, Herman Deru: Ini Solusi Permanen untuk Warga Sumsel
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,871 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,744 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,717 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?