RELUNG.ID — Pelaksanaan salat Idul Fitri 1447 Hijriah di kawasan Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo atau Masjid Agung Palembang diperkirakan akan menyedot ribuan jamaah. Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, Dinas Perhubungan Kota Palembang menyiapkan rekayasa lalu lintas, termasuk penutupan sementara akses di Jembatan Ampera.
Kepala Dishub Palembang, Agus Supriyanto, mengatakan penutupan dilakukan saat pelaksanaan salat Idulfitri berlangsung untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus keamanan jamaah.
“Selama ibadah berlangsung, jalur menuju Ampera dari arah Ulu akan ditutup total. Kendaraan dari Kertapati akan diarahkan ke Plaju, begitu juga sebaliknya,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).
Sebagai jalur alternatif, masyarakat yang hendak menyeberang dari kawasan Ilir menuju Ulu maupun sebaliknya diminta menggunakan Jembatan Musi IV dan Jembatan Musi VI.
Selain rekayasa lalu lintas, Dishub juga menyiapkan sejumlah titik parkir bagi kendaraan jamaah yang akan melaksanakan salat Id. Area parkir tersebut berada di sepanjang Jalan Sudirman, Jalan TP Rustam Efendi, Jalan Kolonel Atmo, Jalan Beringin Janggut, kawasan Kantor Pos, hingga area sekitar Benteng Kuto Besak.
Agus juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai beberapa titik yang berpotensi mengalami kemacetan saat momen Lebaran. Beberapa di antaranya berada di Simpang Tegal Binangun, Simpang Mangkunegara, serta kawasan sekitar Transmart.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, petugas patroli motoris akan disiagakan di sejumlah pos pengamanan guna merespons kondisi di lapangan secara cepat.
“Masyarakat juga diminta tidak memarkir kendaraan sembarangan, terutama di kawasan tertib lalu lintas. Penertiban dan patroli gabungan akan terus dilakukan selama masa Lebaran,” katanya.
Dishub Palembang juga akan menerapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas secara situasional, menyesuaikan kondisi di lapangan. Pemerintah berharap masyarakat dapat mematuhi arahan petugas agar perayaan Idul Fitri berlangsung aman dan lancar.[THQ]

