Sebanyak 45 anjing yang diselamatkan dari rumah jagal ilegal oleh tim kepolisian Sukoharjo, pada November 2021 lalu. Kini diterbangkan ke Amerika Utara, untuk memulai kehidupan baru.
Tim kepolisian bersama koalisi Dog Meat Free Indonesia (DMFI) saat itu berhasil mengamankan 53 anjing. Dimana, sebagian anjing tersebut mengalami tindakan kekerasan dan dimasukkan di dalam karung.
Anjing yang ditemukan beragam mulai yang baru lahir, dan ada juga yang sedang hamil .
Direktur Kampanye Humane Society International (HSI), Lola Webber mengatakan, anjing-anjing tersebut diselamatkan dengan intervensi dari pihak kepolisian dan dibawa oleh organisasi perawatan medis. Banyak dari anjing tersebut menderita penyakit kulit, syok, dehidrasi, kekurangan gizi dan luka dalam akibat dijerat saat ditangkap.
“Sekarang setelah mereka pulih, menerbangkan mereka ke Amerika Utara akan memberi mereka kesempatan terbaik untuk memiliki rumah yang penuh kasih di mana mereka bisa bermain dengan mainan, tidur di ranjang empuk dan menikmati semua pijatan perut yang mereka inginkan,” katanya dikutip dari The Independent, Kamis (22/9).
Dia juga menyampaikan, saat ini perdagangan daging anjing telah dilarang di 19 yuridiksi di Indonesia. Namun, tetap saja kondisi ini terus terjadi meskipun pihak kepolisian terus berupaya untuk menekan jaring jagal anjing ini.
“Saya berharap pemerintah akan mengambil langkah selanjutnya dengan melarang perdagangan yang mengerikan ini untuk kebaikan sehingga tidak ada lagi anjing yang harus menderita kekejaman ini di masa depan,” katanya.
Berdasarkan jajak pendapat nasional dari tahun 2021, menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil orang Indonesia atau sekitar 4,5 persen yang mengkonsumsi daging anjing, dan 93 persen dari seluruh penduduk Indonesia mendukung larangan perdagangan daging anjing.
Meskipun demikian, perkiraan konservatif menunjukkan lebih dari satu juta anjing per tahun dicuri, diperdagangkan, disembelih dan dijual untuk konsumsi manusia. Banyak dari mereka adalah hewan peliharaan yang direnggut dari rumah mereka atau dari jalanan yang dipukul dan berdarah sampai mati di pasar atau rumah jagal.

