Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Selisih Harga hingga Rp 15.000, Alasan Warga Pagar Alam Rela Antre Beli Elpiji 3 Kilogram ke Pangkalan Dibanding Pengecer
Regional

Selisih Harga hingga Rp 15.000, Alasan Warga Pagar Alam Rela Antre Beli Elpiji 3 Kilogram ke Pangkalan Dibanding Pengecer

RiyadiBy Riyadi03/02/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Warga kota Pagar Alam saat antre membeli gas melon di pangkalan. (Taufik/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Masyarakat Kota Pagar Alam sebagian besar mendukung kebijakan pemerintah pusat yang melarang penjualan gas subsidi 3 kilogram di pengecer dan warung-warung. Mereka lebih memilih membeli gas di pangkalan karena harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan harga di pengecer.

Selain perbedaan harga yang mencolok antara pangkalan dan pengecer, warga juga merasa bahwa pembelian gas akan lebih tertib jika hanya tersedia di pangkalan. Hal ini dikarenakan banyak masyarakat yang sering kesulitan mendapatkan elpiji di pangkalan karena sebagian besar gas sudah dibeli oleh pengecer yang kemudian menjualnya dengan harga jauh melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Walaupun agak merepotkan, kami sebenarnya lebih senang membeli gas elpiji melon di pangkalan karena harganya jauh lebih murah. Di pangkalan, harganya sesuai HET, tetapi jika beli di pengecer bisa selisih Rp 15.000 hingga Rp 20.000 per tabung,” ujar Dewi, seorang ibu rumah tangga, Senin (3/2).

Baca juga :   Pemkot Pagar Alam Gandeng OJK dan Koperasi Merah Putih Kembangkan Kopi Lokal hingga Ekspor Internasional

Sementara itu, PT Alam Indah, salah satu agen yang membawahi 38 pangkalan, menyatakan bahwa mereka telah memberikan himbauan kepada semua pangkalan untuk tidak menjual elpiji subsidi kepada pengecer sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Firdaus, pemilik PT Alam Indah, menyebutkan bahwa sesuai dengan ketentuan dari Pertamina, masyarakat hanya diperbolehkan membeli maksimal empat tabung elpiji setiap bulan.

Pembelian ini diharuskan menyerahkan fotokopi Kartu Keluarga (KK), yang datanya akan dimasukkan dalam sistem. Hal ini bertujuan untuk menghindari oknum yang membeli lebih dari empat tabung di pangkalan lain.

Baca juga :   Viral Pendaki Diduga Bawa Senjata Laras Panjang di Gunung Dempo, Brigade Lakukan Penelusuran

“Terhitung 1 Februari, kami sudah menyampaikan kepada seluruh pangkalan untuk tidak lagi melayani pengecer. Sesuai aturan, setiap KK hanya boleh membeli empat tabung untuk jatah sebulan. Mereka yang sudah memenuhi kuota tidak bisa lagi membeli di pangkalan lain, karena data mereka akan tertolak oleh sistem,” kata Firdaus, Senin (3/2).

Sementara itu, Areal Manager Pertamina Patra Niaga, Nanda, mengimbau agar agen dan pangkalan elpiji subsidi 3 kilogram menaati aturan tersebut dan berharap agar pihak-pihak terkait di daerah dapat mengawasi pelaksanaannya.

“Pertamina sebagai operator hanya menyalurkan kebutuhan gas subsidi sesuai dengan kuota yang ditetapkan. Namun, pengawasan dan sanksi merupakan kewenangan pemerintah daerah. Kami berharap semua pihak dapat taat pada aturan agar subsidi ini tepat sasaran,” ujar Nanda. [TFK]

Antre Gas 3 Kilogram Gas Elpiji Pagar Alam Pangkalan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBalap Liar, Polres OKU Timur Kandangkan 132 Sepeda Motor
Next Article Alami Penyiksaan Brutal, Ibu Muda di Palembang Laporkan Suami Siri ke Polisi
Riyadi

Related Posts

Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20263 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,934 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,804 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,777 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?