Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Sempat Dikabarkan Dapat Intimidasi, SMPN 31 Palembang Temui Korban Bullying
Regional

Sempat Dikabarkan Dapat Intimidasi, SMPN 31 Palembang Temui Korban Bullying

alwiBy alwi26/05/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
SMPN 31 Palembang saat menemui korban bullying yang viral di media sosial. (Denny Pratama/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang menjembatani pertemuan antara Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 31 Palembang dengan siswanya berinisial TR (13) yang menjadi korban bullying dengan cara diseret serta diceburkan ke sungai.

Pertemuan yang digelar di SMPN 31 Palembang, Senin (26/5) pagi, dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ardianus Amri, Kepala Sekolah, para Guru, dan Kuasa Hukum Korban M Novel Suwa serta Conie Pania Putri dari LBH Bima Sakti.

Sebelumnya, korban TR dikabarkan menerima intimidasi serta disudutkan oleh pihak guru atas viralnya kasus yang terjadi di sebuah aliran sungai yang berada di Jalan Terusan, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, beberapa hari yang lalu.

Baca juga :   Dinilai Lecehkan Pegawai LRT, Pemuda 25 Tahun di Palembang Dibawa ke Polrestabes Palembang

Ditemui usai pertemuan, Kepsek SMPN 31 Palembang Taufik Hidayat mengatakan, hasil mediasi telah terjadi kesepakatan bahwa korban TR tetap sekolah sebagaimana biasanya dan permasalahan antara sekolah dan TR dianggap selesai.

“Sebenarnya tidak ada kaitan dengan sekolah, hanya saja pada saat itu siswa tersebut bilang disuruh oleh Guru P5 untuk latihan namun latihan di hari Minggu jam 16.00 WIB, sebenarnya guru P5 tidak menyuruh. Dimana akan tampil pentas pada hari Selasa, padahal anak tersebut tidak masuk dalam pentas setelah dipilih bukan yang terbaik, yang bagus itu yang akan ditampilkan,” jelas Taufik diwawancarai langsung di ruang kerjanya, Senin (26/5/2025) siang.

Pihak sekolah juga tidak ada yang menyudutkan siswa tersebut. Bahkan sudah bertemu langsung dengan siswa tersebut dan keluarganya yakni nenek, sepupunya, saat itu saya didampingi guru BK, guru Matematika, “Pada saat itu di videokan juga, dan benar tidak ada pengancaman itu,” tegas Taufik.

Baca juga :   Warga Palembang Keluhkan Bau Amonia di Kawasan Pabrik PT Pusri, Minta DLHP Sumsel Segera Bertindak

Masih kata Taufik menjelaskan, siswa tersebut dipanggilnya hanya untuk mengetahui permasalahan yang sebenarnya dan akan disampaikan kepada Diknas Kota Palembang.

“Dan terakhir saya menyampaikan kepada siswa dan keluarganya bahwa saya tidak ada berkata keras, tidak taunya setelah itu berkembang pemberitaan saya mengancam, dari sisi mana hak tersebut ada pengancaman,” tambah dia.

Taufik mengatakan, dengan adanya permasalahan ini kita anggap sebagai pembelajaran dan jangan sampai terulang kembali. “Terutama secara psikologis bagi guru – guru dan siswa, apalagi banyak tamu – tamu yang datang ke sekolah sehingga bisa menggangu aktifitas belajar mengajar,” ungkapnya.

Baca juga :   Dua Pekan, Satlantas Polrestabes Palembang Jaring Ratusan Motor Melanggar Aturan Lalu Lintas

Lebih jauh Taufik menegaskan berharap para pelaku bisa segera ditangkap pihak berwajib dan diantara para pelaku itu tidak ada yang bersekolah di SMPN 31. “Sebenarnya korban ada dua, dan salah satunya memang siswa kita. Mudah – mudahan pelakunya segera ditangkap dan selanjutnya akan menyikapi hati – hati jika ada permasalahan serupa, kita juga dalam beberapa hari ini akan ada perwakilan sekolah langsung menemui korban ke rumahnya,” ungkap dia.

Sementara itu, Kuasa Hukum Korban M Novel Suwa didampingi Conie Pania Putri dari LBH Bima Sakti mengatakan, pertemuan tentang pembahasan masalah oknum guru yang menegur atau memarahi klienya, karena posisi dia dibully itu bukan di jam sekolah namun masih memakai seragam sekolah.

Pertemuan dipimpin langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Kepala Sekolah dan Guru – Guru. Yang menjelaskan permasalahan ini dan menceritakan kronologis permasalahan ini.

Baca juga :   Suhu Udara Tembus 34 Derajat Celsius, Palembang Berpotensi Hujan

“Hasil dari pertemuan tersebut kita mendapatkan penjelasan dari kepala sekolah, guru dan siswanya juga bahwa permasalahan ini hanya Miss Komunikasi yang kurang jalan, baik dari wali siswa, guru, dan kepala sekolah,” kata M Novel.

Lanjutnya, jadi pertemuan yang di clear kan ini adalah komunikasi antara siswa, wali siswa, dengan kepala sekolah dan guru sehingga sudah selesai tidak ada permasalahan lagi. Namun, Untuk tindak pidana proses nya tetap berjalan.

“Para saksi telah dipanggil dan visum telah diambil oleh penyidik, dan diharapkan pihak kepolisian cepat tanggap terhadap permasalahan ini segera menangkap para pelaku,” tutupnya.

Baca juga :   Dihubungi Pria Tak Dikenal dan Diajak Check In, Wanita di Palembang Lapor Polisi

Ditempat yang sama, Kadisdik Kota Palembang, Ardianus Amri mengatakan, telah melihat kamera CCTV dan ketua komite sudah melaporkan kepada pihak kepolisian.

“Memang kita lihat dari cctv pelaku orang tidak dikenal orang luar sekolah, dan kejadian bukan pada jam sekolah dan diluar sekolah. Kami harapkan dari pihak sekolah, komite, dan lainnya jangan lagi terjadi seperti ini, dan pihak sekolah untuk meningkatkan lagi pengawas terutama didalam sekolah agar tidak terjadi prilaku atau pelanggaran seperti ini,” pungkasnya. (DNP)

Disdik Palembang Korban Bullying Polrestabes Palembang SMPN 31 Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGugatan Ditolak MK, Joncik-Arifai Resmi Menang Pilkada Empat Lawang

Next Article Bintang She Was Pretty, Hwang Jung Eum Resmi Bercerai
alwi

Related Posts

Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20266 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,939 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,809 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,782 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?