RELUNG.ID – Satu dari delapan korban Jembatan Gantung Wisata Malus Lubuklinggau yang putus pada awal tahun 2025 lalu menghembuskan nafas terakhirnya, Minggu (12/1).
Korban bernama Surati (47) ini sempat menjalani operasi tulang leher di Rumah Sakit Palembang.
“Jadi korban mengalami mati rasa dari pinggang sampai kaki nya. Usai operasi tersebut, kemungkinan ada permasalahan di pernapasannya serta ia memang memiliki riwayat penyakit jantung,” kata Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP Hendrawan, Senin (13/1).
Saat ini, pihaknya terus melakukan proses penyelidikan atas kejadian putusnya jembatan di wisata Sungai Malus, Kelurahan Petanang Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau, Sumsel ini.
Penyelidikan tersebut dilakukan terhadap para pengurus serta pihak-pihak yang terlibat pengelolaan lokasi objek wisata tersebut.
“Kami terus lakukan penyelidikan kasusnya,” terangnya.
Seperti diketahui, peristiwa putusnya jembatan wisata Sungai Malus ini terjadi pada Rabu, 1 Januari 2025 sekitar pukul 13.00 WIB.
Putusnya jembatan tersebut membuat puluhan lebih pengunjung di lokasi tersebut jatuh ke sungai hingga menimbulkan kepanikan dan mengakibatkan sejumlah orang luka-kuka.
“Ada 8 orang yang mengalami luka, tiga dirawat di RS AR Bunda, dan lima dirawat di RS Petanang,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Bobby Kusumawardhana, Kamis (2/1) lalu. (ANS)

