RELUNG.ID – Pelaku pembacokan panitia kurban di Palembang, David (33) akhirnya ditangkap Polsek Seberang Ulu (SU) I Palembang.
Warga KH Wahid Hasyim, Lorong AA, Kelurahan SU I Palembang ini menyerahkan diri setelah sempat kabur ke Indralaya, Ogan Ilir, Sumsel usai melakukan aksi penganiayaan tersebut.
“Iya pak, sempat kabur ke Layo (Indralaya), tapi nyesel pak,” kata pelaku David saat dihadirkan dalam press rilis di Polsek SU I Palembang, Selasa (10/6/2025).
Dia mengatakan, aksi tersebut dilakukannya secara spontan dan tidak ada niat untuk melakukan aksi pembacokan tersebut.
Awalnya, dia mengaku hanya ingin melihat pemotongan hewan kurban tersebut, dan meminjam golok tetangganya. Namun, sesampainya disana, dia mengaku tidak sadar dan spontan mengayunkan golok tersebut hingga mengenai wajah korban Suyanto (52).
“Nyesel pak, karena memang dia (korban) teman sekampung dan sering memancing bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek SU I Palembang, AKP Heri mengatakan, motif pembacokan pelaku terhadap korban ini dilatar belakangi ketersinggungan karena tidak diajak sebagai panitia pemotongan sapi kurban.
Dari keterangan pelaku juga tidak ada dendam antara pelaku dan korban, hanya sesaat itu saja.
Kemudian, dia melihat seorang anak kecil membawa sajam untuk pulang setelah pemotongan. Lalu, pelaku meminjamnya.
“Dengan golok (sajam) ini lah pelaku melakukan aksi penganiayaan kepada korban hingga menyebabkan luka di samping muka kanan,” ujarnya.
Saat ini, pihaknya telah menyita sejumlah barang bukti diantaranya CCTV yang merupakan rekaman kejadian. Untuk pasal yang dikenakan terhadap pelaku yakni Pasal 321 ayat 2.
“Ancaman hukumannya yaitu pidana penjara paling lama lima tahun,” pungkasnya. (DNP)

