RELUNG.ID – Setelah terlibat dalam perselisihan hukum selama tiga tahun terkait dugaan pencurian rahasia dagang dan pelanggaran paten teknologi OLED, Samsung Display dan BOE akhirnya mencapai kesepakatan.
Laporan terbaru dari Yonhap News menyebutkan bahwa kedua perusahaan telah menyelesaikan sengketa mereka di luar pengadilan.
Komisi Perdagangan Internasional Amerika Serikat (ITC) telah mengeluarkan pernyataan resmi yang mengonfirmasi bahwa kasus tersebut kini ditangguhkan.
Meskipun rincian kesepakatan tidak dipublikasikan, sumber industri menyatakan bahwa BOE setuju untuk membayar royalti kepada Samsung Display sebagai kompensasi atas penggunaan kekayaan intelektual (IP) yang dipermasalahkan.
BOE sebelumnya menghadapi ancaman larangan impor panel OLED ke AS selama hampir 15 tahun karena dituduh melanggar Undang-Undang Tarif AS.
Perusahaan tersebut diduga menjual panel OLED hasil penyalahgunaan rahasia dagang Samsung Display, sebuah tuduhan yang memicu penyelidikan dan proses hukum panjang.
BOE sendiri merupakan salah satu produsen layar terbesar di dunia, serta menjadi pemasok utama bagi banyak merek terkemuka seperti Apple, Huawei, Vivo, dan Oppo.
Dengan adanya putusan penangguhan ini, kegiatan impor panel OLED BOE ke pasar Amerika diperkirakan dapat kembali berjalan normal. (LWM)

