RELUNG.ID – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumatera Selatan, Devi Suhartoni, melontarkan sindiran tegas terhadap sejumlah kader yang memilih hengkang atau “lompat pagar” ke partai politik lain. Menurutnya, PDIP bukan tempat singgah sementara yang bisa ditinggalkan sesuka hati.
“PDIP Sumsel ini bukan bedeng. Tahu bedeng? Orang sewa kos, kalau tidak nyaman ya pergi,” kata Devi Suhartoni saat ditemui di sela kegiatan Aksi Merawat Pertiwi dengan penanaman 2.000 bibit pohon di Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning, Palembang, Senin (26/1/2026).
Meski menyampaikan pernyataan bernada menyentil, Devi menegaskan PDIP tetap menghormati hak demokrasi setiap individu dalam menentukan pilihan politiknya. Menurutnya, keputusan bergabung atau keluar dari partai merupakan hak pribadi yang dijamin dalam sistem demokrasi.
“Dalam demokrasi, setiap orang bebas menentukan sikap dan pilihan politiknya,” ujarnya.
Namun demikian, Devi menegaskan bahwa PDIP merupakan partai besar yang telah menempa kader-kadernya dalam berbagai situasi dan dinamika politik. Ia menilai soliditas internal PDIP Sumsel hingga kini masih sangat terjaga.
“PDIP ini sudah ditempa dalam segala cuaca. Kader-kader militan kita sangat solid,” tegasnya.
Devi juga menepis anggapan bahwa keluarnya sejumlah kader akan melemahkan kekuatan partai. Menurutnya, regenerasi di tubuh PDIP terus berjalan dan selalu ada kader baru yang siap mengisi barisan perjuangan partai.
“Kalau ada yang keluar, pasti ada kader baru yang masuk,” pungkasnya. (DSK)

