Kecelakaan kerja yang berujung kematian (fatality) kembali terjadi di Sumsel, tepatnya di Kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Duta Alam Sumatera (DAS), Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat.
Korbannya yakni Dika Ari Sandi (32) warga Desa Muara Siban, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, yang bekerja sebagai helper mekanik di perusahaan tersebut.
Berdasarkan informasi, kejadian tersebut berawal saat korban tengah mengganti ban mobil salah satu dump truck. Tepatnya di workshop PT Anak Tiga Bintang (ATB) yang merupakan sub kontraktor PT DAS. Usai membongkar ban truk bagian belakang, tiba-tiba datang satu dump truck lainnya dari arah depan berjalan mundur.
Korban yang sedang berada di belakang sendirian tak ada yang memperingatkan. Begitupun sopir dump truck yang tak mengetahui korban. Tabrakan pun tak terelakkan. Korban langsung tewas di tempat setelah terlindas dump truck yang dikendalikan sopir berinisial FR.
“Kami sudah ke TKP, saat kejadian korban sendirian berada di belakang kendaraan, usai bongkar ban,” kata Kasat Reskrim, AKP Herli Setiawan dikutip dari rmolsumsel, Senin (19/9).
Korban sendiri merupakan ayah dari dua orang anak yang masih kecil. Saat dikunjungi di kediamannya, istri korban, Sugiarti terlihat masih shock dan enggan berkomentar banyak. Dia hanya memikirkan nasib kedua anaknya yang masih berusia belia sepeninggal suaminya.
“Dia (korban,red) tulang punggung keluarga,” ungkap Sugiati.
Sementara kerabat korban yang berada di rumah duka mengaku belum mengetahui persis kronologis kejadian. Selain itu saat ini kondisi keluarga masih berduka. Meski demikian, korban baru bekerja dan lepas training. Korban juga semasa hidupnya merupakan suami yang baik. Jenazah korban kini telah dikebumikan di Kelurahan Gunung Gajah, Kecamatan Lahat, Sumsel.
