RELUNG.ID- Langkah Jonsi Ismak tampak mantap pagi itu. Dengan seragam Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang baru ia kenakan, senyum bahagia tak bisa ia sembunyikan.
Hari Kamis (18/9/2025) menjadi momen bersejarah bagi pria yang hampir dua dekade mengabdi sebagai tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam.
Bersama 677 rekan lainnya, Jonsi resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, di Lapangan Ex MTQ, komplek perkantoran Gunung Gare.
Perjalanan Jonsi tidak mudah. Ia pertama kali bekerja sebagai Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Sekretariat Lembaga Adat Pemkot Pagar Alam. Dari sana, ia diminta membantu di Dinas Pariwisata, lalu berlanjut menjadi honorer di Sekretariat Daerah.
“Saya mulai dari bawah sekali, gaji seadanya. Sering tidak cukup untuk menghidupi istri dan empat anak. Tapi saya yakin, suatu saat Allah kasih jalan,” kenangnya.
Dengan penghasilan kecil, ia tetap bertahan. Bagi Jonsi, mengabdi kepada daerah adalah panggilan hati.
“Walaupun berat, saya percaya kesabaran akan membuahkan hasil,” tambahnya.
Keyakinan itu akhirnya terwujud. Pada seleksi akhir tahun 2024 lalu, Jonsi dinyatakan lulus tes PPPK. Setelah menanti hampir 19 tahun, ia kini resmi menyandang status sebagai pegawai kontrak pemerintah.
“Alhamdulillah, kesabaran saya selama ini terbayar. Terima kasih kepada Pemkot Pagar Alam dan Pak Wali Kota yang telah memberi kesempatan ini. Saya berjanji akan bekerja sebaik-baiknya,” ucap Jonsi haru.
Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas. Ia meminta para pegawai yang baru dilantik agar benar-benar menunjukkan kinerja terbaik.
“Sejak hari ini, Anda semua terikat aturan kepegawaian. Tunjukkan kinerja yang lebih baik dari sebelumnya, sesuai harapan pemerintah dan masyarakat,” tegasnya.
Bagi Jonsi, momen pelantikan ini bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal pengabdian baru. Kini, ia tak lagi dibayangi rasa khawatir tentang status dan kepastian masa depan. Yang ada hanyalah semangat untuk membalas kepercayaan pemerintah dengan kerja nyata.
“InsyaAllah saya akan berikan yang terbaik. Karena ini bukan hanya soal pekerjaan, tapi juga amanah untuk mengabdi kepada masyarakat Pagar Alam,” tutupnya.[TFK]

