RELUNG.ID — Sebanyak 20 sekolah tingkat menengah atas di Palembang, Sumatra Selatan, hampir tidak dapat mendaftarkan siswanya untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025. Dari jumlah tersebut, 18 sekolah merupakan sekolah swasta dan dua sisanya adalah sekolah negeri.
Namun, setelah dilakukan koordinasi intensif antara Dinas Pendidikan Sumsel, Komisi X DPR RI, dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek), diperoleh kesepakatan untuk memperpanjang jadwal pendaftaran. Hasilnya, seluruh sekolah yang sempat mengalami kendala berhasil mendaftarkan siswa mereka ke Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
“Setelah mendapatkan relaksasi waktu, alhamdulillah permasalahan ini selesai. Sampai saat ini tidak ada lagi laporan sekolah yang mengalami masalah,” ungkap Plt Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Awaluddin, saat diwawancarai pada Rabu (12/2/2025).
Awaluddin menjelaskan bahwa perpanjangan waktu pendaftaran SNBP berlangsung hingga 8 Februari 2025 pukul 04.00 WIB. Selama masa tambahan ini, seluruh kepala sekolah SMA dan SMK di Sumsel bekerja keras untuk memastikan kuota pendaftaran sesuai dengan data siswa dan akreditasi sekolah yang terdaftar di Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin).
Menurutnya, kendala utama yang dihadapi sekolah-sekolah tersebut berasal dari perubahan sistem pendaftaran SNBP tahun ini, yang cukup membingungkan bagi sebagian operator sekolah. Selain itu, ada unsur kelalaian karena beberapa sekolah menunda proses entri data hingga mendekati batas akhir pendaftaran.
“Memang ada perubahan sistem yang membuat beberapa sekolah kewalahan. Namun, kami juga menilai ada faktor manajemen waktu yang kurang baik karena proses pengisian data dilakukan di hari-hari terakhir,” ujar Awaluddin.
Belajar dari pengalaman ini, Awaluddin menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi agar kasus serupa tidak terulang di tahun-tahun mendatang. Ia berencana merancang formula pendampingan khusus bagi para operator sekolah untuk menghadapi pendaftaran SNBP tahun 2026.
“Kami akan mencari formulasi pendampingan yang lebih efektif untuk operator sekolah. Harapannya, masalah ini tidak terulang lagi sehingga tidak merugikan siswa berprestasi,” tegasnya.
Di sisi lain, sejumlah sekolah memastikan bahwa proses pendaftaran PDSS telah selesai dengan lancar. Kepala MAN 2 Palembang, Yusri Erlini, mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil menyelesaikan pengisian PDSS sebelum batas waktu perpanjangan.
“Alhamdulillah, kami telah menyelesaikan pengisian PDSS pada Jumat (7/2/2025) pukul 23.00 WIB. Total ada 111 siswa kami yang dinyatakan eligible dan berhak mendaftar SNBP tahun ini,” jelas Yusri.
Senada dengan Yusri, Kepala SMA Negeri 4 Palembang, Sutami Hamdani, juga memastikan tidak ada kendala dalam proses pendaftaran.
“SMA Negeri 4 sudah menyelesaikan pengisian PDSS. Total ada 146 siswa dari sekolah kami yang dapat mengikuti SNBP tahun ini,” ujar Sutami.[THQ]

