Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Setelah Gus Miftah, Juru Bicara Istana Adita Irawati Tuai Kecaman Karena Sebut ‘Rakyat Jelata’
Indeks

Setelah Gus Miftah, Juru Bicara Istana Adita Irawati Tuai Kecaman Karena Sebut ‘Rakyat Jelata’

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda05/12/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Jurubicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati/tangkapan layar
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pernyataan kontroversial dari jajaran Istana kembali menjadi sorotan publik. Setelah Utusan Khusus Presiden Gus Miftah menuai kritik atas ucapannya terhadap pedagang es teh, kini giliran Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati, yang dikecam karena menyebut rakyat kecil dengan istilah “rakyat jelata”.

Pernyataan tersebut disampaikan Adita saat memberikan klarifikasi terkait insiden yang melibatkan Gus Miftah.

Dalam wawancara dengan kanal YouTube Liputan6 pada Kamis (5/12/2024), Adita menyebut bahwa ucapan Gus Miftah tidak sejalan dengan semangat Presiden Prabowo Subianto yang selama ini berpihak kepada masyarakat kecil.

Baca juga :   Desakan Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Khusus Presiden Menguat

“Kalau dilihat dari berbagai, baik itu melalui pidato atau kunjungan beliau (Prabowo), terlihat sekali pemihakan beliau kepada rakyat kecil, kepada rakyat jelata,” ujar Adita.

Tak berhenti di situ, istilah “rakyat jelata” kembali diulang saat Adita menjelaskan perhatian Presiden terhadap masyarakat bawah.

“Dari berbagai statement, ketika ada pertemuan bersama masyarakat banyak, kelihatan sekali beliau peduli dengan rakyat jelata,” lanjutnya.

Baca juga :   Usai Viral, Gus Miftah Gelar Ngaji Happy Bareng Tukang Es Teh

Pernyataan tersebut langsung menuai kecaman, baik dari masyarakat umum maupun di media sosial. Banyak pihak menganggap istilah “rakyat jelata” sebagai bentuk pelecehan dan tidak pantas digunakan oleh pejabat Istana.

Di media sosial, tagar seperti #RakyatJelataBukanMainan dan #JubirIstanaOffside menjadi tren. Warganet mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap penggunaan istilah tersebut, yang dinilai merendahkan dan tidak memanusiakan rakyat.

Seorang pengguna X (sebelumnya Twitter), Irvan SP, menulis, “Kurang hina apa hidup di sini? Dipalak negara, diperas lewat pajak, digoblok-goblokin, dan sekarang disebut rakyat jelata. Ironisnya, justru rakyat jelata seperti kami yang menopang hidup kalian di atas sana.”

Baca juga :   Gus Miftah Dikecam Setelah Diduga Menghina Pedagang Es Teh di Acara Pengajian

Pengguna lain, Nuno Rahman, menulis, “Gajimu itu dari ‘Rakyat Jelata’, kenapa sekelas jubir istana memilih diksi yang enggak ‘ngewongke’ (memanusiakan)?”

Pernyataan ini kembali memunculkan kritik terhadap manajemen komunikasi publik Istana. Analis politik Hendri Satrio menilai bahwa insiden ini mencerminkan kurangnya kepekaan terhadap pilihan kata dalam menyampaikan pesan ke publik.

“Diksi ‘rakyat jelata’ itu mungkin tidak dimaksudkan untuk menghina, tetapi penggunaan istilah seperti itu jelas menunjukkan kurangnya empati. Ini menunjukkan bahwa Istana perlu segera memperbaiki cara berkomunikasi, terutama di isu-isu sensitif,” ujar Hendri.

Hendri juga mengingatkan bahwa kejadian serupa dapat merusak citra pemerintahan Presiden Prabowo yang selama ini ingin menampilkan diri sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat kecil.

Kritik terhadap Adita Irawati dan Gus Miftah menunjukkan bahwa publik menginginkan langkah nyata dari Istana. Selain permintaan maaf, masyarakat mendesak agar Istana mengevaluasi pejabat yang kerap melontarkan pernyataan kontroversial.

Langkah yang akan diambil Istana terkait kejadian ini menjadi sorotan penting, mengingat semakin banyaknya insiden yang mencederai hubungan antara pemerintah dan rakyat. [TRA]

Gus Miftah Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan Rakyat Jelatah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDesakan Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Khusus Presiden Menguat
Next Article Kalahkan Kamboja, Timnas Putri Indonesia Pertama Kali Juarai Piala AFF Wanita
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,895 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,768 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,740 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?