RELUNG.ID – Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo menunjukkan sikap terbuka dengan menerima kunjungan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis di kediamannya di Solo, Jawa Tengah. Pertemuan yang berlangsung secara tertutup itu dinilai sebagai simbol rekonsiliasi dan kedewasaan berdemokrasi di tengah dinamika politik nasional.
Pertemuan tersebut digelar di rumah Jokowi di kawasan Sumber, Banjarsari, pada Kamis (9/1/2026) sore hingga malam. Meski tanpa dokumentasi resmi, momen pertemuan itu disebut berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan.
Sekretaris Jenderal Relawan Jokowi (ReJo), Muhamad Rahmad, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut bukan agenda politik, melainkan silaturahmi antar rekan lama yang telah terhubung sejak bertahun-tahun lalu. Bahkan, Rahmad menyebut suasana pertemuan sarat emosi dan rasa kemanusiaan.
“Pertemuan ini menunjukkan kedewasaan dan jiwa besar semua pihak. Kami yang menyaksikan ikut terharu,” ujar Rahmad, Jumat (9/1/2026).
Menurutnya, komunikasi untuk mempertemukan ketiga tokoh tersebut telah terjalin sejak Desember 2025 dan lahir dari kesadaran pribadi masing-masing pihak. Relawan Jokowi hanya berperan sebagai penghubung tanpa kepentingan politik tertentu.
Rahmad juga mengungkapkan adanya kedekatan historis antara Jokowi dan Eggi Sudjana sejak masa Pilkada Solo. Hubungan lama inilah yang menjadi salah satu dasar terbangunnya kembali komunikasi secara personal.
Dalam pertemuan itu, Eggi Sudjana disebut menyerahkan sebuah buku kepada Jokowi sebagai simbol persahabatan. Jokowi pun, kata Rahmad, menerima keduanya dengan sikap terbuka dan penuh penghormatan.
Pertemuan ini terjadi di tengah proses hukum yang sedang dihadapi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis. Meski demikian, Rahmad menegaskan silaturahmi tersebut tidak berkaitan dengan upaya intervensi hukum, melainkan murni ajang mempererat hubungan menjelang bulan suci Ramadan.[THQ]

