RELUNG.ID – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang bakal melakukan penelusuran terkait insiden kapal tongkang menabrak Jembatan Lalan.
Seperti diketahui, akibat insiden tersebut, Jembatan Lalan yang merupakan jembatan penghubung di perairan Sungai Lalan, Musi Banyuasin ini ambruk.
“Saat ini kami masih dalam perjalanan menuju ke TKP bersama Kepala KSOP,” kata Kasi Keselamatan Berlayar KSOP Kelas I Palembang, Capt Bintarto M Mar, Selasa (13/8).
Nantinya, mereka akan melakukan pemeriksaan alur keselamatan berlayar kapal terlebih dahulu untuk mencari penyebab mengapa tongkang batubara ini bisa menabrak Jembatan Lalan.
Dia juga mengakui dalam insiden ini ada lima orang warga yang dilaporkan hilang. “Nanti kalau sudah sampai di lokasi akan kami sampaikan kembali untuk kronologis kejadiannya,” singkatnya.
Seperti diketahui, jembatan penghubung di Perairan Sungai Lalan, Kabupaten Muba, Desa Suka Jadi P.6 menuju Desa Galih Sari P11 ambruk dihantam tongkang pengangkut batubara.
Kejadian ini terjadi pada Senin malam sekitar pukul 20.30 WIB. Atas kejadian tersebut, lima orang dilaporkan menghilang dan dua orang mengalami luka.
Dua korban luka yang telah diidentifikasi yaitu Elvis (50) dan Madi (40) warga Desa Galih Sari Kecamatan Lalan, Muba. (FZI)

