RELUNG.ID – Jembatan penghubung di Perairan Sungai Lalan, Kabupaten Muba, Desa Suka Jadi P.6 menuju Desa Galih Sari P11 ambruk dihantam tongkang pengangkut batubara.
Kejadian ini terjadi pada Senin malam sekitar pukul 20.30 WIB. Atas kejadian tersebut, lima orang dilaporkan menghilang dan beberapa diantaranya mengalami luka.
Korban yang hilang dan luka tersebut merupakan warga setempat yang tengah memancing di atas jembatan.
Berdasarkan informasi, kejadian ini bermula saat Tugboat Medalin Spirit yang menggandeng tongkang Santana Jaya tengah mengangkut muatan batubara dengan di asis oleh tugboat Paris 22,
Kemudian, saat melintas di bawah Jembatan Lalan, tugboat medalin menabrak tiang sebelah kanan Jembatan Lalan sehingga Jembatan Lalan ambruk ke dalam sungai.
Akibat ambruknya jembatan membuat aktivitas warga sekitar terhenti karena jembatan tidak bisa dilalui baik kendaraan bermotor maupun pejalan kaki.
Personel dari Satpolairud Polres Muba, Polsek Lalan, TNI AL, dan Dishub telah berada di lokasi untuk membantu warga yang membutuhkan sarana transportasi penyebrangan serta membantu proses evakuasi yang masih mengalami kendala.
Dari data sementara, ada 2 korban luka karena kejadian tersebut. Pertama yakni Elvis (50) warga Desa Galih Sari Kec Lalan Kab Muba mengalami patah tangan kanan dan Madi (40), pedagang warga desa Galih Sari P11 Kec Lalan Kab Muba luka lecet dikaki dan tangan kanan.
Saat kejadian situasi di lapangan gelap dan ticak ada signal. Terdapat jalur alternatif lain yang cukup jauh (sekitar 1.5 – 2 jam) dari Rawaskilo ke kebun Bki menyeberang melalui ponton ke kebun 1V BKI dan tembus ke jalan P16 kantor camat Lalan. (FZI)

